Friday, 16 November 2018

10 Cabor Akan Lakukan Test Event Jelang Asian Games

Senin, 5 Juni 2017 — 13:08 WIB
Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir, didampingi Wakil Sjafrie Sjamsuddin memberikan keterangan kepada wartawan. (prihandoko)

Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir, didampingi Wakil Sjafrie Sjamsuddin memberikan keterangan kepada wartawan. (prihandoko)

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir, menegaskan 10 cabang olahraga akan mengikuti test event menjelang Asian Games 2018.

Ajang test event ini dilakukan untuk menguji kesiapan Indonesia dalam menggelar Asian Games dan direncanakan akan digelar pada Januari 2018.

“Test event semula akan dilakukan November 2017, tapi untuk diap diundur dan dilakukan di Januari 2018. Pengunduran ini demi segala sesuatunya berlangsung dan berjalan dengan baik. Mkanya kami mengharap 10 cabor yang akan melakukan test event untuk berkoordinasi dengan federasi internasional masing-masing,” kata Erick Thohir dalam acara buka puasa bersama para wartawan di Jakarta, kemarin.

Ditambahkan Erick, test event fungsinya selain uji kekuatan juga untuk melihat kelebihan dan kekurangan Indonesia sebagai penyelenggara. Semisal apakah sudah sesuai dari wisma atlet sistem transportasinya ke venue maksimal 30 menit, dan apakah jumlah katering yang disediakan makanannya cocok atau tidak, serta apakah fungsi di wisma atlet sudah semuanya sesuai apa tidak.

Untuk jadwal test event, lanjut Erick Thohir, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan induk-induk cabang olahraga. Hal itu dilakukan agar tidak bentrok dengan kalender pertandingan masing-masing cabang olahraga.

“Kalau menggelar test event tentu harus seragam semuanya yakni jadwalnya tidak bentrok dengan agenda masing-masing. Tidak mungkin ada negara yang rela ikut test event dengan melewatkan agenda internasional yang sudah ada di cabang olahraga mereka,” terang Erick Thohir.

Hingga kini INASGOC masih bekerja keras untuk menyiapkan venue-venue pertandingan yang masih dibangun dan direnovasi. Namun pebanguna keseluruhan tetap on the track dari jadual dan rencana awal.
(prihandoko/sir)