Saturday, 17 November 2018

4 Ribu Murid SD di Karangampel Ikut Pesantren Kilat

Rabu, 7 Juni 2017 — 8:21 WIB
Anak-anak sedang mengikuti Pesantren Kilat Ramadhan. (Tajudin Nur).

Anak-anak sedang mengikuti Pesantren Kilat Ramadhan. (Tajudin Nur).

INDRAMAYU (Pos Kota) – Sebanyak 4.000 siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengikuti Pesantren Kilat Ramadhan 1438 Hijriyah.

Kegiatan yang dilaksanakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Karangampel itu dibuka secara simbolis Camat Karangampel Dadang Oce Permana di Majid Jami Desa Mundu.

Setelah kegiatan itu dibuka camat maka secara serentak seluruh SD di Kecamatan Karangampel mulai melaksanakan Pesantren Kilat Ramadhan di sekolah masing-masing.

Camat Karangampel Dadang Oce Iskandar menyatakan bangga dengan adanya kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan yang diikuti 4.000 murid SD di wilayah kerja UPTD Pendidikan Kecamatan Karangampel itu.

Ia berpesan kepada para orang tua agar peduli terhadap pendidikan anak-anaknya. Termasuk ketika anak-anak mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan wajib diawasi para orang tua.

“Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini berlangsung selama seminggu. Tolong kepada para orang tua agar ikut mengawasi kegiatan anak-anak kita ini,” kata Camat Karangampel Dadang Oce Iskandar.

Ia menitipkan pesan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan itu agar rajib belajar dan tidak banyak berbicara sendiri-sendiri tetapi fokus pada penyampaian materi.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Karangampel Burhan melaporkan, peserta Pesantren Kilat Ramadhan ini berjumlah sebanyak 4.000 murid SD Kelas III, Kelas IV dan Kelas V se-Kecamatan Karangampel. Selama mengikuti kegiatan ini para peserta mendapatkan materi pelajaran; Shalat Duha Bersama, Tadarus Alqur’an, Praktik Shalat Wajib, Shalat Sunnah dan Zakat Fitrah. Materi pelajaran Pesantren Kilat Ramadhan disampaikan Petugas Pengawas Agama.

“Pesantren Kilat Ramadhan itu nantinya akan dievalusi, seberapa jauh hasil kegiatan yang dicapai. Untuk tahun ini, kegiatan Pesantren Kilat Raamdhan ini lebih ditekankan pada pendidikan karakter. Karena karakter anak-anak sekarang ini cenderung mengalami kemunduran budi pekerti,” ujarnya.

Dikatakan, sekarang ini banyak anak-anak yang sudah tidak menghormati orang tuanya lagi. Banyak anak-anak yang nekad melakukan perbuatan tercela lainnya. Hal ini diakibatkan karena iman mereka yang tipis.

“Oleh karena itu untuk membekali keimanan anak-anak dibutuhkan sikap kejujuran dan kedisiplinan. Melalui Pesantren Kilat Ramadhan inilah ditanamkan sikap kejujuran dan kesiplinan kepada mereka,” katanya.
(taryani/sir)