Wednesday, 12 December 2018

Jaksa Cabut Banding, Keluarga Ahok Berharap pada Jokowi

Kamis, 8 Juni 2017 — 15:38 WIB
jpu

JAKARTA  (Pos Kota) – Setelah  jaksa penuntut umum (JPU) mencabut banding, maka keputusan majelis hakim kasus penodaan agama yang menghukum Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) segera berkekuatan hukum tetap. Artinya, Ahok akan menjadi mendekam di penjara selama dua tahun sesuai vonis hakim.

Kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie menyadarai konsekuensi dicabutnya banding jaksa itu. Terlebih, Ahok lebih dulu mencabut upaya banding. Saat ini Nanan hanya berharap adiknya itu mendapatkan pengurangan masa hukuman dari Presiden Joko Widodo.

“Ya, tinggal nunggu-nunggu remisi dan lain-lain,” ujarnya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (8/6/2017).

Nana menambahkan ada hikmah di balik mendekamnya Ahok di dalam tahanan Mako Brimob. Menurutnya ada baiknya Ahok menjauh dari situasi politik yang saat ini tidak kondusif.

“Mungkin itu yang lebih baik kali ya, melihat peta politik, ini kan politik ya, tujuannya politik.  Bisa aja dia di dalem tiba-tiba keluar (dapat remisi), kita gak tau,” imbuhnya.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama memutuskan mencabut upaya banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Dengan demikian, vonis Ahok selama dua tahun akan berkekuatan hukum tetap. (ikbal/win)