Wednesday, 13 December 2017

Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik Desak Dirut TransJakarta Mundur

Senin, 12 Juni 2017 — 18:50 WIB
Awak Bus TranJakarta mogok (toga)

Awak Bus TranJakarta mogok (toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik desak agar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono agar mundur dari jabatan sehubungan adanya demo. Aksi mogok kerja sopir busway itu menunjukkan kegagalan manajemen di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik menegaskan Budi sudah saatnya turun dari kursi dirut. “Kalau gak mau turun, saya akan minta kepada Plt Gubernur Djarot Saiful Hidayat melengserkan jabatannya,” ujar Taufik di gedung DPRD, Senin (12/6).

Menurutnya, dalam sejarah berdirinya PT Transjakarta, baru kali ini terjadi demo yang dilakukan pegawainya. “Ini menunjukkan manajemen yang salah urus, tidak ada transparansi antara direksi dan karyawan,” tandas Taufik.
Ia menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan kalangan sopir di kawasan Harmoni, Jakpus, menjadi aib bagi PT Transjakarta. “Padahal bus Transjakarta merupakan salah satu program unggulan pemprov, mestinya harus dikelola dengan baik,” ujar Taufik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andry Yansyah mengaku kaget, tiba-tiba ada aksi mogok kerja kalangan sopir Bus Transjakarta. “Ibaratnya gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba sopir mogok, ada apa ini,” ujar Andry. Ia mengaku sudah mendapat perintah dari Plt Gubernur untuk memanggil Dirut Budi Kaliwono guna mengetahui duduk persoalannya.

Dalam aksi yang digelar sejak Senin pagi, sopir menuntut agar mereka yang saat ini berstatus tenaga kontrak diangkap menjadi karyawan tetap. “Saya akan panggil seluruh direksi untuk mencari solusi. Saya belum tahu apakah di BUMD tersebut punya AD/ART soal pengangkatan tenaga kontrak menjadi karyawan tetap,” tandasnya.

Sedangkan Dirut Budi Kaliwono hingga saat ini masih susah dikonfirmasi. Ponselnya dihubungi tidak ada respon. (Joko)