Sunday, 21 July 2019

Berkat Deregulasi Investasi

Iklim Investasi Malaysia di Indonesia Semakin Baik

Selasa, 13 Juni 2017 — 11:49 WIB
Mendes pimpin pertemuan Kadin Indonesia dengan Pengusaha Malaysia

Mendes pimpin pertemuan Kadin Indonesia dengan Pengusaha Malaysia

JAKARTA (Pos Kota) – Deregulasi terhadap kemudahan berinvestasi yang dilakukan pemerintah Indonesia sangat mendorong peningkatan percaya diri dan iklim investasi Malaysia di Indonesia

Hal tersebut dikatakan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo saat bertemu dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Dato Sri Mostapa Mohamed, Senin. (12/6/2017).

Pertemuan kedua menteri ini juga untuk menyaksikan  penandatangan nota kesepahaman antara Kadin Indonesia dengan Talent Corp (TC) Malaysia di Jakarta dan pertemuan pelaku bisnis “Indonesia-Malaysia Roundtable Business Leaders”.

Eko  mengatakan,  pihaknya memastikan untuk terus membantu mencari peluang bisnis dan investasi dari Malaysia. Hal ini sesuai Keputusan Presiden 13  M/2017, dimana  Eko ditunjuk sebagai Pejabat Penghubung Investasi untuk Malaysia.

Ketua Kadin Indonesia Komite Malaysia, Tigor M Siahaan,  mengatakan bahwa pertemuan hari ini,merupakan tindak lanjut dari pertemuan pelaku bisnis kedua negara, yang telah dilakukan sebelumnya di Jakarta pada 23 Mei 2017, dan di Kuala Lumpur pada tanggal 20-21 April 2017. “Pertemuan rutin ini dilakukan agar  berkesinambungan untuk menggaet dan mengoptimalkan potensi investasi Malaysia di Indonesia,” ujar Tigor.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani telah bersepakat untuk mempromosikan dan mengimplementasikan program pemagangan di lingkup ASEAN, MyASEANInternship, yang dalam kali ini dikonsentrasikan kepada kerjasama diantara Indonesia dengan Malaysia.

“Kami sepenuhnya mendukung penguatan kepedulian bagi generasi muda untuk lebih meningkatkan kemampuannya dalam dunia usaha. Kadin Indonesia bersama dengan TC Malaysia,” kata Rosan yang akan memfasilitasi program pertukaran Sarjana melalui pemagangan di perusahaanperusahaan baik di Indonesia maupun Malaysia.

Kedua belah pihak juga akan melibatkan kerja sama dan penggabungan para ahli di sektor-sektor industri.

Malaysia merupakan negara ke-7 yang memiliki investasi terbesar di Indonesia atau negara ASEAN terbesar ke-2 setelah Singapura. Saat ini Investasi Malaysia terutama masuk dalam sektor konstruksi, industri makanan, perkebunan dan perbankan.(Tri/embun)