Tuesday, 20 November 2018

Jokowi : Al-Quran Jadi Pedoman Menjalankan Tugas Negara

Selasa, 13 Juni 2017 — 0:18 WIB
Presiden Jokowi menggelar peringatan Nuzul Quran 1438 H tingkat nasional Istana Negara,  Jakarta,  Senin  malam (12/6). (ist)

Presiden Jokowi menggelar peringatan Nuzul Quran 1438 H tingkat nasional Istana Negara, Jakarta, Senin malam (12/6). (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi menggelar peringatan Nuzul Quran 1438 H di Istana Negara, Jakarta, Senin malam (12/6/2017).

Jokowi menyatakan bahwa di bulan Ramadhan Allah SWT menurunkan Al- Quran kepada Rasulullah SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. “Al-Quran menjadi rahmat bukan saja untuk bangsa Arab tetapi untuk seluruh umat manusia,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi pemerintah untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam menjalankan tugas negara. Mengingat di dalam Al-Quran terkandung nilai universalitas yang digunakan Rasulullah untuk mentransformasikan bangsa Arab menjadi bangsa yang beradab dan maju.

“Dengan meneladani Rasulullah dalam membangun bangsa dan negara Indonesia, dalam mengejar kemajuan dan kesejahteraan rakyat, kita harus bersandar pada tuntutan universalitas Al-Quran,” ucap Presiden.

“Karena itu, pemerintah terus fokus untuk meningkatkan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat, memberantas radikalisme, terorisme, dan menggebuk komunisme,” ungkap Jokowi.

Jokowi menambahkan Al-Quran juga mengajarkan kita untuk bersikap ta’awun, saling bekerja sama dan tolong-menolong dalam semua aspek kehidupan kita sehari-hari. Al-Quran juga mengajarkan kita untuk bekerja keras, mengubah nasib kita, nasib bangsa Indonesia,” kata Presiden.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam sambutannya mengajak masyarakat Indonesia untuk meneladani sifat Rasulullah sebagai penebar rahmat. Hal ini sesuai dengan ajaran agama Islam yang rahmatan lil alamin.

“Ini esensi Islam, Rasulullah hadir di muka bumi ini agar rahmat bisa hadir di tengah-tengah kita semua. Dan kita dituntut untuk melakukan semaksimal mungkin,” ujar Lukman.

Ceramah Nuzul Quran disampaikan Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan.. Acara itu dihadiri, pimpinan lembaga tinggi negara dan para duta besar dari negara sahabat. (Johara)