Thursday, 26 April 2018

Pejabat Kemenag Jadi Tersangka Korupsi Anggaran

Selasa, 13 Juni 2017 — 19:50 WIB
Sarjono Turin

Sarjono Turin

JAKARTA (Pos Kota)  – Kejaksaan Tinggi (Kejati)  DKI Jakarta menetapkan pejabat keuangan di Kementerian Agama sebagai tersangka korupsi.

Pejabat itu adalah Kepala Bagian Keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam‎ Kementerian Agama, Maryatun. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam‎ Kementerian Agama, 2014‎.

“Kita telah tetapkan satu orang tersangka, Kabag Keuangan inisialnya M,” kata Aspidsus Kejati DKI Jakarta, Sarjono Turin, yang ditemui di sela buka puasa bersama Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), di Kejaksaan Agung,  Selasa (13/6).

Penetapan tersangka Maryatun,  diambil setelah tim penyidik menemukan dua alat bukti lebih  yang sangat kuat telah terjadi tindak pidana korupsi. “Tersangka.  Dia diduga kuat yang memerintahkan (pengeluaran anggaran) yang karenanya berakibat terjadinya tindak pidana korupsi,” terang Turin.

Pada kesempatan itu,  Turin menambahkan, tim penyidik berhasil menagih kerugian negara dari para pihak yang diduga terkait dengan perkara tersebut. “Kerugian negara yang berhasil dikembalikan ke negara  sekitar Rp 1,1 miliar lebih. Sisanya tinggal Rp 80 juta,” jelas Turin.

Dalam mengungkap kasus ini,  Kejati DKI Jakarta telah menggeledah dan menyita dokumen dari ruangan di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama.

Kasus berawal,  alokasi dana untuk kegiatan yang dikelola oleh bagian keuangan Set Dirjen Pendis Kemenag bersumber dari APBN Tahun 2014 sebesar Rp 3,954 miliar.

Namun, pada praktiknya ditemukan penyalahgunaan anggaran yang diduga merugikan negara Rp 1,1 miliar, meskipun sudah ada dana yang dikembalikan ke negara Rp345 juta. (ahi/win)