Monday, 24 September 2018

Markas Begal Digerebek, Dua Bandit Diterjang Pelor

Rabu, 14 Juni 2017 — 18:33 WIB
Tersangka begal motor ditembak polisi

Tersangka begal motor ditembak polisi

 

TANGERANG (Pos Kota) – Polsek Teluknaga, Tangerang menggerebek rumah kontrakan yang dijadikan markas kelompok begal di Kampung Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Dua dari empat pelaku tersungkur diterjang pelor.

Haerduin alias Udin Cuy (36) dan Ahmad Yusuf alias Spulah (37) terus meringis menahan perih akibat luka tembak di satu kakinya. Bandit kawakan ini terpaksa dibedil oleh Tim Tekab pimpinan Kapolsek Teluknaga AKP Arif Purnama Oktora.

Sementara tersangka Edi Saryadi (33) dan Solihin (30), pasrah dan angkat tangan melihat rekannya ambruk akibat terjangan pelor petugas. Dari komplotan alap-alap Lampung Timur ini, polisi menyita lima unit sepeda motor curian.

“Tindakan tegas dilakukan karena saat hendak diamankan, pelaku mencoba melawan petugas dengan senjata tajam,” ungkap Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Rabu (14/6/2017).

Harry menjelaskan, penggerebekan berawal dari kecurigaan masyarakat terhadap aktivitas penguni rumah kontrakan. Kanit Reskrim Polsek Teluknaga langsung melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan, kami langsung melakukan penggerekan terhadap rumah kontrakan tersebut,” ucap Harry didampingi Kapolsek Teluknaga AKP Arif Purnama Oktora.

Kedatangan petugas rupanya terendus Udin Cihuy Cs. Pelaku yang mempersenjatai diri dengan clurit kemudian melawan. Namun naas, polisi terlebih dulu melumpuhkan Udin Cihuy dan Spuloh.

“Dari dalam kontrakan, kami menyita 5 unit sepeda motor curian. Kendaraan itu dipetik HD dan AY di sejumlah lokasi di Tangerang,” beber Kapolres terbaik ini.

Harry menambahkan, kawanan penjahat ini sudah cukup lama melakukan pencurian di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat. Aksi terakhir dilakukan komplotan bandit ini di daerah Rawa Bokor, Kalideres, Jakarta Barat.

“Tercatat pelaku sudah beraksi 15 kali pencurian 5 kali di Dadap, 5 kali di Rawa Bokor dan sisanya di Cengkareng,” ujar Harry.

Akibat perbuatannya itu, Udin Cihuy dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka diancam hukuman penjara paling lama 7 tahun. (Imam)