Wednesday, 12 December 2018

Antrean ICU RSUD Kota Bekasi Bisa Sampai 30 pasien

Kamis, 15 Juni 2017 — 8:37 WIB
RSUD Kota Bekasi

RSUD Kota Bekasi

BEKASI (Pos Kota) – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengintruksikan penambahan ruang ICU (Intensive Care Unit) di RSUD Kota Bekasi. Penambahan unit ditaksir bakal menelan anggaran sekitar Rp 30 milyar.

“Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Kota Bekasi sudah diminta untuk menambah ICU di RSUD tahun ini,” ujar Tri Sulistyaningsih, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kota Bekasi.

Disebutkan, penambahan ICU dilakukan di gedung RSUD yang baru di Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur. Saat ini rumah sakit yang dikelolanya memiliki 9 ICU, 5 Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan 5 Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

“Jumlah peralatan ICU nantinya berjumlah 29 unit,” katanya.

Jumlah ICU yang ada sekarang, katanya, dianggap kurang. Pasien yang membutuhkan penanganan intensif terpaksa mencari peralatan itu ke rumah sakit lain karena peralatan penuh. Bahkan, konon antrean ICU di RSUD Kota Bekasi mencapai 20 an pasien.

Seperti pasien Reny Wahyuni, yang ditolak 7 rumah sakit di Kota Bekasi dengan alasan ruang ICU penuh. “Penambahan ruang ICU untuk meminimalisasi kasus seperti Reny agar pasien yang membutuhkan ruang ICU bisa ditangani dengan baik,” katanya.

Informasi yang dikumpulkan, untuk pembelian seperangkat alat ICU berkisar Rp 1,5 miliar. Jadi jika dibutuhkan 20 unit mencpai Rp 30 miliar.

ANTREAN 30 PASIEN

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman mengatakan pengadaan ICU sangat mendesak. Karena hampir setiap hari, daftar pasien yang menunggu untuk dilayani di ruang ICU mencapai 10 hingga 20 orang.

“Bahkan pernah sampai 30 pasien menunggu ruang ICU,” ungkapnya.
(chotim/sir)