Wednesday, 19 September 2018

Anak-anak Joni Isa Senang Dapat Hadiah Mainan dari Mensos

Jumat, 16 Juni 2017 — 15:23 WIB
Mensos Khofifah Indar Parawansa berikan mainan untuk anak-anak Joni Isa

Mensos Khofifah Indar Parawansa berikan mainan untuk anak-anak Joni Isa

JAKARTA (Pos Kota) – Anak-anak keluarga Joni Isa senang mendapat berbagai mainan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang mengunjungi mereka di rumah aman Kementerian Sosial, Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (16/6/2017).

Mensos yang baru saja tiba dari kunjungan kerja mendampingi Presiden di Jawa Tengah, sengaja datang membawakan beragam mainan, boneka, pakaian baru dan kue-kue untuk L dan A.

“Ini saya bawakan untuk anak-anak ya. Semoga suka ya nak,” tutur Mensos sambil merangkul dan membelai lembut rambut kedua anak yang bersama orang tuanya sempat tinggal di gang sempir di daerah Tambora, Jakarta Barat.

Berita keluarga ini sempat viral di media sosial, saat isteri Joni-Isa melahirkan ditempat tidak layak yang hanya beralaskan kardus. Keluarga malang ini memang tidak memiliki rumah, dan Joni Isa hanya bekerja sebagai juru parkir.

Kedua anak tersebut langsung memilih mainan favorit masing-masing. Tampak L memeluk boneka beruang dan meraih mainan masak-masakan berwarna pink yang diserahkan Mensos.

Sementara sang ibu yang berkaus putih tampak tersenyum di samping suaminya. “Terima kasih Ibu Menteri,” ujarnya seraya tersenyum

Mensos mengatakan setiap anak Indonesia berhak mendapat pendidikan yang layak dan gizi yang seimbang. Kondisi Joni dan anak-anaknya membuatnya prihatin. Terlebih hal ini telah terjadi cukup lama sekira 10 tahun.

“Saya minta keluarga ini tinggal antara satu sampai tiga bulan ke depan di Rumah Aman sampai semua proses administrasi selesai,” tegas Mensos.

Kemensos kini tengah berkordinasi dengan dinas sosial serta lurah setempat untuk membantu Joni Isa mengurus surat nikah, lalu berurutan mengurus Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, dan Akte Kelahiran,” papar Khofifah.

Apabila syarat-syarat administratif telah lengkap, lanjutnya, maka proses selanjutnya adalah upaya perlindungan dan jaminan sosial. Yakni Kartu Indonesia Pintar untuk anak-anak, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk Ibu Isa, dan Kartu Indonesia Sehat untuk layanan kesehatan mereka.

“Untuk tempat tinggal tentu mereka tidak boleh kembali ke gang sempit karena memang bukan tempat tinggal. Kemensos akan memberikan bantuan dari program Rumah Tinggal  Layak Huni. Tinggal menunggu kesiapan lahannya yang saat ini sedang disiapkan oleh lurah,” ujar Mensos. (Tri)