Monday, 20 November 2017

Kapolri Minta Novel Berikan Bukti Soal Tudingannya

Jumat, 16 Juni 2017 — 16:18 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (reuters)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (reuters)

JAKARTA (Pos Kota) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta penyidik senior KPK, Novel Baswedan, memberikan bukti atas tudingannya yang menduga salah satu jenderal polisi terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

“Kalau ada buktinya kami akan proses dan kami akan terbuka hal itu. Tapi kalau seandainya tidak ada bukti-buktinya, saya sangat menyayangkan karena nanti institusi kepolisian menjadi negatif pandangannya dan di dalam internal kepolisian pun bisa ada saling curiga mencurigai,” kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Apabila bukti-bukti dirasa cukup, polisi akan mendalami keterangan tersebut. “Yang dimaksud bersangkutan kalau ada oknum jenderal, yang mana? Yang kedua buktinya apa? Sebut namanya siapa? Buktinya apa?” katanya.

Beberapa langkah untuk mendalami pernyataan Novel, Pertama, dia berencana bertemu pimpinan KPK untuk koordinasi perkembangan kasus dan pernyataan Novel. Kedua, mengirimkan tim ke Singapura guna mengklarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.

“Dua hal, ya, mengenai masalah koordinasi pengembangan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Novel Baswedan. Yang kedua adalah mengenai pernyataan. Saya pikirnya langkahnya nanti saya akan kirimkan tim, ke saudara Novel,” imbuhnya.

Isu tersebut beredar seperti dilansir media internasional, Time mewawancarai Novel di ruang perawatannya di Singapura. Novel pun buka-bukaan terkait teror yang menimpa kepada dirinya.

Dalam wawancara itu juga, Novel menerima informasi mengenai adanya keterlibatan salah satu jenderal dalam kasusnya. Awalnya dia tidak percaya namun setelah dua bulanh berselang, kasus penyiraman air keras ini belum terungkap, Novel menganggap informasi tersebut bisa saja benar (adji/win).