Saturday, 24 June 2017

Empat Napi Asing Ini Gali Terowongan 15 Meter Lalu Kabur

Senin, 19 Juni 2017 — 19:00 WIB
tahanan-kabur

JAKARTA (Pos Kota) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakayan (Pas), Kementerian Hukum dan HAM membenarkan empat orang narapidana (Napi) dari empat negara berbeda kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Bali.

Kasubag Publikasi pada Humas Ditjen Pas Syarpani, mengemukakan keempat warga negara asing (WNA), adalah

Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman bin Eddi, 33 tahun asal Australia, pasal yang dilanggar Tindak Pidana Keimigrasian UU RI No.6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi bin Alm. Nikola iev. 43 tahun asal Bulgaria, pasal yang dilanggar UU RI No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang.

Sayed Mohammed Said, 31 tahun asal India

Tee Kok King bin Tee Kim Sai, 50 tahun asal Malaysia.

APEL PAGI

Syarpani menjelaskan napi itu diketahui kabur Senin ( 19/6/2017), pukul 08.00 Wita (Waktu Indonesia Tengah) saat pengecekan apel pagi, di Lapas Klas II A Denpasar, Jalan Tangkuban Perahu, Lingkungan. Taman Mertanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Empat orang warga negara (WN) asing kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Bali. Mereka menggali lubang yang mengarah ke parit di luar LP.
“Mereka kabur diduga melalui lubang galian, ” ujar Syarpani, di Jakarts, Senin (19’6).

Dari informasi Divisi Lemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali jarak lubang yang digali dengan parit di luar Lapas sekitar 15 meter.

Dari pengamatan lubang parit itu sempit dan hanya untuk satu orang serta adanya genangan air di dalamnya dan juga ditemukan kain basah.

Shaun adalah Napi perkara Keimigrasian, sisa waktu bimbingan dua bulan 15 hari. Dimitar, Napi pencucian uang, sisa masa bimbingan 5 tahun 3 bulan dan 6 hari.
Sayed, Napi narkoba dengan sisa waktu bimbingan 12 tahun 3 bulan dan 3 hari. Terakhir, Tee Kok King, perkara narkoba, sisa masa hukuman 6 tahun 1 bulan dan 5 hari. (ahi)