Tuesday, 12 December 2017

Asyik Buka-bukaan Bersama di Kala Suami Pergi Sebentar

Selasa, 20 Juni 2017 — 8:45 WIB
terlalu

INI kisah mesum paling berani di NTB. Hanya ditinggal suami pergi sebentar ke toko, Ny. Fitri, 32, tega memasukkan Prayun, 29, lelaki tetangga ke ranjang. Apa yang terjadi? Di kala sedang buka-bukaan bersama, tahu-tahu suami pulang. Ya berantakan semualah. Ahmad, 28, melapor ke polisi dan Prayun ditangkap.

Di bulan Ramadhan seperti sekarang ini, mestinya rajin ke masjid, salat tarawih bersama. Tapi karena setan begitu kuat menggoda iman, jusru sehabis buka bersama keluarga ada juga perempuan yang sengaja “buka-bukaan” bersama dengan lelaki lain. Tentu saja puasanya tak dapat pahala, kecuali sekedar paha yang asyiknya tak seberapa.

Pasangan Fitri – Ahmad tinggal di Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, NTB. Sebagai keluarga muda, tentunya pasangan itu sangat bahagia nan sejahtera. Apa lagi belum ada momongan, sehingga kemesraan mereka semakin berlipat ganda, karena takkan ada kendala.

Rupanya ada anak muda tetangga, yang sangat mencermati kemesraan suami istri ini. Prayun bukan sekedar mencermati, tapi ada niat pula untuk memiliki Fitri yang memang cantik itu. Paling tidak sekedar bisa menikmati. Memangnya sepeda motor, bisa ikut memakai meski sekedar pinjam pakai.

Setiap Ny. Fitri keluar rumah, selalu diperhartikan dan dipelototi. Lama-lama Fitri tahu juga. Dasar dia wanita petualang juga. Melihat tongkrongan Prayun yang muda dan ganteng, dia ikut membayangkan pula bagaimana tangkringannya itu barang. Maka diam-diam dia memberi angin, memberi peluang agar Prayun makin berani melobi dirinya.

Gayung pun bersambut. Prayun yang selama ini hanya berani bertegur sapa di jalan depan rumah, kini berani pula mampir ke dalam rumah. Mereka ngobrol ngalor ngidul. Ini terjadi sebelum bulan puasa. Dan ketika bulan Ramadhan tiba, Fitri pun suka mengirim kolak pisang dan kolang-kaling untuk takjil. “Kolang-kalingnya saja kenyil-kenyil, bagaimana dengan yang bikin ya?” kata batin Prayun.

Ternyata di bulan puasa ini Prayun malah getol mendekati Fitri, sehingga sekali waktu bini Ahmad ini merelakan kamarnya dimasuki. Tentu saja ketika suami tak di rumah, karena sedang kerja lembur di kantor. Akhirnya, tak sekedar masuk kamar, tapi juga berbuat yang lain-lain. Maka bila sore tadi di tempat lain banyak orang buka bersama, malam itu Fitri – Prayun malah buka-bukaan bersama.

Hal itu rupanya membuat keduanya ketagihan. Beberapa hari lalu keduanya sudah kadung janjian untuk kencan, karena jadwalnya Ahmad ada lembur di kantor. Ternyata tak jadi lembur, sehingga pulang lebih cepat. Wah, kacau dah. Acara sudah diprogram dengan tertibnya, ternyata gagal total.

Tiba-tiba Ahmad pamitan pergi ke toko di kota untuk beli sesuatu. Begitu suami pergi Fitri segera mengontak Prayun untuk melepas nafsu yang tertunda. Pikir keduanya, paling tidak suami baru akan kembali 1 jam kemudian. Untuk sekedar melepas syahwat sistem kejar tayang, tentulah lebih dari cukup.

Tapi perhitungan Fitri meleset. Ketika keduanya sedang tanggung menggelar pemanasan, eh suami masuk kamar tiba. Ya ketahuan semuanyalah. Untung Ahmad bukan lelaki emosian. Kasus ini hanya dilaporkan ke polisi dan Prayun pun ditangkap.

Habis nangkap bini tetangga, eh ditangkap polisi. (JPNN/Gunarso TS)