Monday, 23 July 2018

Polisi Cari Pemilik 5 Kg Sabu di Ransel Hitam

Selasa, 20 Juni 2017 — 21:48 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Satreserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung priok mengamankan 5 kg shabu tak bertuan. Barang haram ini ketahui setelah melewati x-ray pintu keluar Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.

Sabu tersebut terdeteksi berada di dalam ransel hitam. Tas tersebut kemungkinan dibawa pelaku diduga dengan memanfaatkan kuli panggul. Setelah dilakukan pencarian pemilik tas tersebut tidak diketahui.

Di dalam ransel, sabu 5 kg itu dikemas dalam lima bungkusan masing-masing seberat 1 kg. “Dari temuan ini kami lakukan pengembangan dan baru sekarang kami ungkap,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Roberthus Yohanes De Deo, Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, temuan sabu tersebut dari hasil operasi cipta kondisi yang digelar Polres Pelabuhan Tanjung E Priok, pada Selasa (23/5/2017) pukul 00.15.

Petugas curiga saat melihat ransel melewati X-Ray. Kecurigaan tersebut akhirnya terbukti ditemukan bungkusan kuning sebanyak 5 buah. Saat dibuka shabu dengan kualitas golongan 1 ditemukan. “Kita sudah lacak asal-usul barang ini namun tidak ketemu,” ucapnya.

Modus pelaku, kata Kapolres, diperkirakan dengan meninggalkan tas di ujung dermaga karena akan melewati pengamanan X-Ray. “Sehingga pada saat semua penumpang sudah di ruang tunggu melakukan pemeriksaan X-ray baru kita ketahui tas itu isinya sabu 5 kg,” pungkasnya.

Sebelumnya, polres pelabuhan Tanjung Priok juga menyita 4 kg Sabu yang disembunyikan dalam mesin pendingin AC udara portabel di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelni Tanjung Priok.

Sabu tak bertuan ditemukan di salah satu kapal kargo Pelni asal Kijang, Kepulauan Riau, di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. (ilham/yp)