Tuesday, 25 July 2017

Nyalon Kepala Desa, Penembak Davidson Dapat Rp14,2 Juta Uang Perampokan

Rabu, 21 Juni 2017 — 21:38 WIB
Calon kepala desa yang juga perempok penembak Davidson menjawab Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. (yendhi)

Calon kepala desa yang juga perempok penembak Davidson menjawab Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. (yendhi)

JAKARTA JAKARTA (Pos Kota) – Polisi menangkap tujuh dari sebelas perampok sadis yang menembak mati Davidson Tantono (30). Salah satu yang diamankan adalah seorang calon Kepala Desa di Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Dalam perampokan tersebut komplotan ini menggondol uang Rp350 juta milik Davidson yang baru saja diambil dari bank. Uang tersebut kemudian dibagi rata setelah dipotong untuk biaya operasional hasil patungan sebesar Rp37.500 juta.

Dari hasil interogasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, tersangka Datuk alias DTK calon Kepala Desa ini mengaku mendapatkan bagian uang sebesar Rp14,2 juta dari SFL, kapten komplotan openjahat itu.

“Saya dapat Rp 14.200.000. Uang hasil perampokan,” kata Datuk.

Dikatakan Datuk, pembagian uang dilakukan di Apartemen Bassura City, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, selesai melakukan aksi perampokan terhadap Davidson pada Jumat (9/6/2017). “Memang iya pembagiannya di Hotel Bassura,” kata Datuk menyudahi.

Dalam aksi perampokan tersebut Datuk berperan sebagai mata-mata di dalam bank sekaligus mencari korban yang melakukan pengambilan uang dalam jumlah besar namun tanpa pengawalan.

(Baca: Penembak dan Perampok Davidson Ada Lima Tim)

Tidak berselang lama, polisi berhasil menangkap Datuk di kawasan Lampung. Saat ini total pelaku yang berhasil ditangkap tujuh orang dengan empat pelaku masih buron. Namun, dua orang ditembak mati karena berusaha melawan petugas saat akan dilakukan pengembangan dua orang tersebut yakni SFL sang kapten dan IR wakil kapten. (yendhi/yp)