Friday, 21 September 2018

Pemudik Naik Motor Jangan Lewat Jalur Pantura Malam Hari

Rabu, 21 Juni 2017 — 5:05 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SUBANG (Pos Kota) – Pemudik yang menggunakan motor menuju Cirebon dan Jawa Tengah melalui Jalur Pantura Subang, Jawa Barat diimbau berhati-hati saat berkendara malam hari di jalur yang terkenal sebutan “jalur tengkorak”.

Pasalnya, di beberapa titik lintasan mudik Lebaran 2017 khususnya di wlayah Subang masih minim fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga tak sedikit pengendara mengalami kecelakaan berujung maut.

Ikhwal minimnya PJU tersebut juga disoal Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid. “Kami sudah berkoordinasi menyoal PJU kepada dinas terkait agar pemasangan PJU terus dilanjutkan hingga jalur pantura terang benderang,” tegasnya, Selasa (21/06/2017).
“Apalagi hingga H-7 kemarin, di Jalur Pantura Subang telah merenggut tiga pengendara motor akibat kecelakaan,” ungkapnya.

Endang, membenarkan masih gelapnya Jalur Pantura ruas Sukasari-Pusakanagara, Subang. “Beberapa hari lalu tepatnya di H-10 memang ada pengerjaan pemasangan PJU namun baru sebagian sampai Patokbeusi,” ungkapnya.

Selepas itu, lanjut dia, tak terlihat lagi ada kelanjutan pemasangan PJU hingga Pusakanagara yang berbatasan dengan Indramayu.

“Enggak tahu kenapa sampai terhenti. Entah karena sudah masuk musim mudik hingga sementara waktu dihentikan,” kata dia.

Pantauan Pos Kota hingga H-5 lebaran, pemudik menggunakan motor mulai mengalir melalui Jalur Pantura tersebut.

Jalur Pantura merupakan jalur primadona lintasan mudik Lebaran setiap tahunnya, mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir pasca beroperasinya Tol Cipali. Hanya sebagian bus-bus angkutan umum dan pengendara sepeda motor yang masih melintas dijalur tersebut.

“Musim mudik Lebaran sekarang masih diandalkan sebagai jalur primadona pemudik motoris menuju Cirebon dan Jawa,” pungkas Endang. (dadan)