Friday, 21 September 2018

Gelapkan Pajak dan Divonis 21 Bulan, Messi Tidak Jadi Masuk Bui

Jumat, 23 Juni 2017 — 21:03 WIB
Messi tidak jai masuk penjara

Messi tidak jai masuk penjara

 

SPANYOL– Dituduh menggelapkan pajak, Lionel Messi dihukum penjara 21 bulan oleh jaksa Spanyol. Namun pemain Barcelona itu tidak harus langsung masuk penjara.

 

Keputusan terakhir, jaksa akhirnya sepakat, mega bintang sepakbola asal Argentina itu tidak harus menjali hukuman tersebut di dalam penjara.

Jaksa penuntut umum sudah sepakat mengganti hukuman itu dengan denda. Namun Messi harus membayar uang pengganti senilai 252 ribu euro atau sekitar Rp 3,75 miliar. Sementara ayah Messi, Jorge Messi, dihukum 180 ribu euro atau sekitar Rp 2,7 miliar.

Seperti diketahui, Messi dituduh mengemplang pajak kewajibannya sebesar 4,1 juta euro atau hampir Rp 61 miliar sehingga dinyatakan bersalah di pengadila.

Messi pernah mengajukan banding, namun ditolak.

Messi sendiri selalu menegaskan tak tahu menahu soal pajak, karena menyerahkan urusan itu ke ayah dan para pengacaranya.

Meski divonis bersalah dan bandingnya ditolak, bukan berarti Messi benar-benar akan menjalani hukuman kurungan selama 21 bulan. Aturan di Spanyol menyatakan bahwa hukuman di bawah dua tahun bisa dijalani dengan hukuman percobaan, dengan catatan belum pernah punya catatan kriminal sebelumnya.
Keputusan ini diambil jaksa penuntut umum setelah mempertimbangkan bahwa sebelumnya tak ada pelanggaran hukum dari Messi, selain itu pria Argentina tersebut juga sudah mengembalikan dana kewajibannya.

Kasus pajak memang sedang ramai di Spanyol, dengan baru-baru ini menjerat bintang Real Madrid yang juga rival Messi, Cristiano Ronaldo. Ronaldo diduga menggelapkan 14,7 juta euro. Selain itu Jose Mourinho juga dituding melakukan penggelapan.(B)