Tuesday, 23 October 2018

Menhub Wanti-wanti, Agar Pemudik Balik Sebelum 30 Juni

Rabu, 28 Juni 2017 — 18:28 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub)  Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi

PURWAKARTA (Pos Kota) – Menteri Perhubungan (Menhub)  Budi Karya Sumadi memantau arus balik kendaraan pemudik di Pos Polisi Cikopo Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (28/6/2017).

Di Pos Polisi Cikopo, Menhub Budi yang membawa serta rombongan melakukan video conference dengan petugas pengamanan mudik di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Setelahnya, Menhub memimpin rapat bersama Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan, Kapolres Purwakarta, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, Purwakarta dan Karawang, serta dari instansi lainnya yang tergabung dalam Operasi Ramadniya 2017.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, J.A Barata, Menhub mengapresiasi petugas yang telah melakukan pengamanan jalur mudik dan balik Lebaran 2017.

menhub5
Menhub Budi photo bersama saat memantau arus balik lebaran di Pospol Cikopo Purwakarta

“Selain memberikan apresiasi, Menhub juga memberikan arahan dan motivasi kepada petugas posko, agar tetap semangat dalam mengatur arus lalu lintas pada arus balik,” jelas Barata.

Kepada pemudik arus balik, sebut Barata, Menhub berpesan diusahakan pulang sebelum tanggal 30 Juni. “Bagusnya, sih besok pemudik serentak balik. Ini agar mengurai kepadatan arus,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Barata, Menhub juga menghendaki agar pemudik motoris hendak pulang ke Jakarta memanfaatkan armada kapal laut mudik gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. “Tujuannya mengurangi beban jalan raya dan mengurangi angka kecelakaan,” katanya.

Tak lama berada di Cikopo, Menhub beserta rombongan kemudian melanjutkan pemantauannya ke Pintu Tol Brebes Timur atau Brexit (Brebes Exit). Kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Cirebon dan Terminal Bus Harjamukti serta Stasiun kereta api Cirebon.

“Tinjauan Menhub ke pelabuhan, terminal, dan stasiun untuk memastikan aspek keselamatan angkutan umum tetap terjaga,” pungkas Barata. (dadan/win)