Tuesday, 25 September 2018

Tempat Wisata Curug Parigi Ini Ada di Kota Bekasi, Sayang….

Kamis, 29 Juni 2017 — 6:50 WIB
Suasana di Curug Parigi, Bantargebang, Kota Bekasi, yang butuh penataan agar bisa menjadi tempat wisata rakyat. (chotim)

Suasana di Curug Parigi, Bantargebang, Kota Bekasi, yang butuh penataan agar bisa menjadi tempat wisata rakyat. (chotim)

BEKASI (Pos Kota) – Tempat wisata Curug Parigi di Bantargebang, Kota Bekasi, diminati warga. Namun, mereka mengeluhkan karena kawasan belum tertata baik.

“Banyak sampah di pinggir kali, sehingga merusak pemandangan,” kata Ian, warga, Rabu (28/6).

Saat libur Lebaran ini, katanya, memilih mengajak anak dan istri menengok kawasan Curug Parigi. Konon, dia sering mendengar kalau ada air terjun dan enak dipandang. “Tapi, ya itu tadi, perlu penataan lebih baik sehingga sarana dan prasarana memadai,” katanya.

Sampah yang dikeluhkan berupa sampah larut di Kali yang berhulu di kawasan Bogor. Sampah berupa kayu dan juga bungkusan plastik banyak yang terbawa arus dan nyangkut di pepohonan.

Informasi yang dikumpulkan, kawasan wisata air di Kali Bekasi ini sudah dipersiapkan menjadi wisata air. Hanya saja, kondisi alam seperti banjir dan banyak sampah dari luar daerah menjadi kendala.

Penataan parkir dan sarana lain, seperti undakan menuju ke kali belum dikelola baik. Sejumlah remaja memanfaatkan kesempatan ini dengan memungut uang parkir.

TIDAK ADA WISATA MURAH

Sejumlah warga Kota Bekasi ang ditemui selalu mempertanyakan tempat rekreasi murah meriah di wilayahnya. “Adanya di luar wilayah, seperti Ragunan atau Taman Mini Indonesia Indah,” kata Muhadi, warga.

Karena ini, dia bersama keluarga mengaku tidak ada pilihan lain selain harus keluar daerah. Jika pilihan dipaksakan di Kota Bekasi maka yang ada hanya tempat wisata air swasta dan juga game zone di perbelanjaan. Biaya mahal.

“Kalau ada wisata rakyat, pasti banyak yang suka. Apa memang sudah tidak terpikirkan?” katanya.

Namun, saat disinggung ada Wisata Air Terjun Curug Parigi di Bantargebang, pria ini mengaku belum tahu. Dia hanya pernah mendengar ada wisata curug tersebut, tetapi katanya belum dikelola baik.

“Kita berharap bisa dikelola dengan baik, dan dikhususkan bagi masyarakat. Jangan seperti di Ancol yang terkesan hanya untuk orang kaya jika ingin melihat pantai,” katanya. (chotim)