Wednesday, 14 November 2018

40 Pegawai Mangkir Usai Lebaran, Walikota Ancam Beri Sanksi

Senin, 3 Juli 2017 — 14:37 WIB
mangkir

BEKASI (Pos Kota) – Sebanyak 40 pegawai akan dikenakan tindakan, karena pada hari pertama masuk kerja, setelah libur Lebaran 2017, tidak kelihatan hadir. Walikota Rahmat Efendi pun mengancam memberi sanksi kepada 40 pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi yang mankir.

“Dari jumlah itu nanti BKD akan merinci siapa yang memang benar-benar tidak ada keterangan,” ujar Rahmat Effendi, Walikota Bekasi, Senin (3/7/2017).

Dari catatan BKD, 13 pegawai beralasan sakit, enam masih cuti, dan 21 orang tanpa keterangan, “Sudah ada Perwal (Peraturan Wali Kota) tentang Disiplin Pegawai, kita serahkan kepada BKD (Badan‎ Kepegawaian Daerah). Ada jenjangnya (pemberian) Surat Peringatan 1, 2 dan seterusnya,” ujar Rahmat Effendi.

Dia mengatakan, bagi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan sama sekali, akan segera ditindaklanjuti oleh Badan Kepegawaian.  Dia mengatakan, pihak BKD akan mengumpulkan data pegawai yang tidak masuk kerja hari pertama ini dari beberapa dinas‎.

“Tindakan ini dilakukan sebagai sebagai wujud kedisiplinan, apakah makin hari semakin gak disiplin. ‎Bagi yang cuti, kita akan cek apakah melahirkan, hamil. Ada alasannya,” imbuhnya.

Meski begitu, kata dia, dibandingkan Lebaran tahun lalu, terjadi penurunan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos pada hari pertama usai libur Lebaran.  “Lebaran tahun lalu ada sekitar 100 orang, sekarang berkurang, ada perbaikan karakter,” ucapnya.

Pagi tadi, sebanyak 2.152 pegawai memadati lapangan Plaza Pemkot Bekasi. Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, diselingi dengan Halal Bi Halal antara pegawai dengan Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Dia mengatakan, sekitar 2.000 pegawai yang hadir apel pagi tadi, diharapkan mampu memaksimalkan kinerja.‎

“Sekitar 10 hari pegawai mendapat libur Lebaran, hari ini kita memulai lagi pengabdian melalui kinerja pegawai Pemerintah Kota Bekasi. Pada kesempatan ini, mari selesaikan tugas yang telah diamanahkan dan menjadikannya sebagai ibadah bagi kita semua,” pungkasnya. ‎(saban/win)