Monday, 23 October 2017

Mudik Motor Gratis, Cara Jitu Kemenhub Tekan Kecelakaan

Senin, 3 Juli 2017 — 8:38 WIB
Posko mudik di Purwakarta. (dadan)

Posko mudik di Purwakarta. (dadan)

PURWAKARTA (Pos Kota) – Upaya Kemenhub RI menekan angka kecelakaan pemotor dan mengurangi kepadatan arus mudik lebaran rupanya bukan isapan jempol belaka.

Keseriusan Kemenhub tersebut dibuktikan dengan membuka posko mudik motor gratis (motis) yang tersebar di sejumlah Stasiun Kereta Api di Wilayah Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta dan Daops 2 Bandung.

Kemenhub menunjuk pihak ketiga untuk mengelola Posko Mudik Motis.

Seperti terpantau Pos Kota disudut barat pelataran Stasiun Purwakarta, Jawa Barat, Senin (3/07/2017). Para petugas Posko Motis siaga sejak H-7 hingga H+7 lebaran.

Ada tiga rekanan mengelola Mudik Motis di posko itu yakni PT Gapura selaku Pengawas, PT Star Yudha sebagai Admin dan PT Lintas Nusantara Perdana (LNP) selaku Koordinator.

Koordinator PT LNP di Posko Motis Purwakarta Wawan mengungkapkan, secara nasional Kemenhub menargetkan 21.000 unit sepeda motor pemudik terangkut program Mudik Motis Lebaran 2017.

Hal ini, sebut dia, dalam upaya membantu kelancaran arus mudik lebaran.

“Salah satu tujuan dibukanya posko motis ini, menekan angka kecelakaan pemudik sepeda motor dan mengurangi kepadatan dijalur mudik dari DKI menuju Jabar, Jateng dan Jatim,” jelasnya.

Hal sama diutarakan Ita, dari PT Star Yudha, bahwa mudik motis memberi keringanan bagi pemudik yang ingin pulang kampung tapi tidak membawa sepeda motor.

“Pemudik bisa menitipkan sepeda motornya ke posko ini untuk nantinya diangkut pakai Kereta Api Kargo tanpa dipungut biaya. Kewajiban pemudik membeli tiket KA untuk keperluan mudik mereka,” papar Ita.

Diakuinya, layanan motis sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu saban mudik lebaran. Hanya saja, kata Ita, Purwakarta sendiri merupakan tahun pertama Posko Mudik Motis diselenggarakan.

“Namun disayangkan animo pemudik menitipkan sepeda motor di Purwakarta masih sedikit. Terhitung sejak H-7 sampai H+7 ini kami telah mengangkut 11 motor tujuan Kutoarjo, Lempuyangan DIY dan Tasikmalaya,” katanya seraya menambahkan, padahal sosialisasi menyoal pendirian Posko Motis ini telah diberitahukan empat bulan sebelumnya.

(dadan/sir)