Sunday, 24 September 2017

Djarot Sebut Banyak Pendatang Baru di Jakarta Enggan Didata

Selasa, 4 Juli 2017 — 10:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Ikbal)

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Ikbal)

JAKARTA  (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam satu pekan ke depan akan fokus tangani  arus urbanisasi. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mewanti-wanti agar pendatang baru di Jakarta untuk segera melaporkan diri ke perangkat pemerintah seperti RT/RW, kelurahan hingga kecamatan.

Djarot menilai kesadaran pendatang baru untuk melaporkan diri masih rendah. Hal tersebut didasarkan pada pengalaman tahun lalu.

“Ini kita fokus disitu, kita pantau. Berdasarkan pengalaman tahun yang lalu jumlah yang tidak melapor itu juga lumayan besar. Kita harapkan kali ini segera melapor, sehingga jika  terjadi apa-apa itu bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya di Balaikota Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan melakukan bina kependudukan (binduk) untuk pendataan pendatang baru. Dengan pengawasan tersebut diharapkan pendatang baru tidak menambah permasalahan sosial baru di Jakarta.

“Kalau sampai ada warga pendatang, yang tidak punya tujuan  jelas dan menelantarkan dirinya sendiri, maka kami akan jemput yang bersangkutan untuk dibina di panti-panti sosial,” imbuhnya.

Diketahui Dinas Dukcapil akan menurunkan petugasnya hingga ke tingkat kelurahan untuk pendataan pendatang baru. Petugas akan menyebarkan formulir ke RT RW sehingga dapat diketahui tujuan kedatangan dan tempat tinggal selama di Jakarta. (ikbal/tri)