Wednesday, 21 August 2019

Jokowi Pamer Soal Keamanan Investasi ke PM Norwegia

Minggu, 9 Juli 2017 — 0:18 WIB
Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg

Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg

JERMAN – Indonesia dan Norwegia sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan di masa mendatang, setelah nilai perdagangan dan investasi yang tumbuh positif di tahun 2016.

Kesepakatan tersebut diambil setelah Presiden Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg di sela perhelatan KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7).

“Nilai perdagangan 2016 mengalami peningkatan 40,5 persen dibanding tahun 2015. Sementara investasi mengalami peningkatan sebesar 772 persen, termasuk peningkatan investasi portofolio dari Pension Global Fund Norwegia. Perkembangan positif ini perlu terus kita pertahankan, atau bahkan ditingkatkan,” kata Jokowi kepada PM Erna yang pernah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2015 yang lalu.

Jokowi mengatakan, saat ini Indonesia telah memperoleh peringkat “investment grade” dari tiga lembaga rating dunia, “Saya juga harapkan dukungan Yang Mulia agar negosiasi Indonesia-EFTA CEPA (European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement) dapat diselesaikan tahun ini,” ujar Jokowi seperti disampaikan Biro Pers Kepresidenan.

Sektor kelautan dan perikanan juga dibahas okowi dalam pertemuan tersebut. Presiden mengapresiasi adanya peningkatan intensitas kerja sama kelautan dan perikanan antara kedua negara, termasuk dukungan Norwegia terhadap upaya pemberantasan “Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing” Indonesia.

“Saya ingin mendorong formalisasi kerja sama di bidang ini, mencakup pemberantasan IUU Fishing, tata kelola perikanan, budidaya berkelanjutan dan perlindungan laut,” tutup Presiden mengakhiri sambutannya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.(Johara)