Tuesday, 12 December 2017

Tidak Lagi Konsultasi Dengan Ahok, Djarot: Tanggungjawab Saya Sekarang

Selasa, 11 Juli 2017 — 11:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan perompakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) sebulan usai dilantik sebagai gubernur definitif.

Perombakan dilakukan pada pejabat eselon dua hingga empat, termasuk pergantian Walikota Jakarta Utara dan Bupati Kepulauan Seribu.

Dalam kebijakannya ini, Djarot tidak lagi melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, kewenangan tersebut mutlak miliknya usai menjadi gubernur.

“Kan tanggung jawab di saya sekarang. Dulu waktu saya masih PLT itu wajib hukumnya untuk konsultasi,” ujarnya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Djarot menambahkan, dalam perombakan di akhit periode 2012-2017 ini, dirinya berbagi kewenangan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah. Pergantian pejabat eselon dua merupakan kewenangannya.

“Begitu definitif itu tanggung jawab di saya untuk eselon dua. Untuk eselon 3 dan 4 itu lebih banyak ditangani oleh Sekda dan Bupati,” imbuhnya.

Sebelumnya, perombakan SKPD dilakukan Djarot sebagai evaluasi secara menyeluruh dan untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran. Djarot telah melakukan usulan pergantian Walikota Jakarta Utara dan Bupati Kepulauan ke DPRD DKI Jakarta. Pada Senin (10/7/2017), DPRD telah melakukan melakukan fit and proper test terhadap calon wali kota Jakarta Utara dan Bupati Kepulauan Seribu.
(ikbal/sir)