Tuesday, 17 September 2019

Pengarahan MPLS

Unit Lantas Jaktim Minta Siswa Tak Bawa Motor

Selasa, 11 Juli 2017 — 22:35 WIB
Kasat Lantas Jakarta Timur, AKBP Sutimin saat memberikan sosialisasi di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Ifand)

Kasat Lantas Jakarta Timur, AKBP Sutimin saat memberikan sosialisasi di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan hanya dilakukan dari pihak sekolah. Satuan lalulintas Polres Jakarta Timur juga ikut andil memberikan pemahaman bagi para siswa yang memberikan pemahaman agar para siswa tak berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor.

Seperti yang terlihat di SMKN 26, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (11/7). Kasat lantas Polres Jakarta Timur, AKBP Sutimin memberikan pemahaman kepada siswa akan tertib berlalu lintas.

“Yang kami tegaskan kepada para siswa yang tak memiliki SIM, agar ke sekolah tidak menggunakan sepeda motor,” katanya, Selasa (11/7).

Dikatakan Sutimin, sosialisasi keselamatan berlalulintas yang diberikan ke para siswa itu sebagai tindak lanjut program Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya.

Pasalnya, saat ini banyak pelanggaran yang dilakukan pelajar dalam berlalulintas. “Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat semakin mengerti akan keselamatan dalam lalu lintas,” ujarnya.

Karena itu, kata Kasat, pihaknya tak akan segan-segan menindak para pelajar yang selama ini menggunakan kendaraan namun tak memiliki SIM.

Berdasarkan data, saat ini banyak pelajar yang berkendara tanpa menggunakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang. “Yang lebih parah, para pelajar juga berkendara sambil memainkan handphone,” ungkap AKBP Sutimin.

Langkah itu, tambah Sutimin, sekaligus untuk meminimalisir angka kecelakaan yang cukup banyak juga disumbang dari para pelajar. Karena itu, pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada para pelajar dalam berlalulintas. “Kami akan terus menyasar sekolah-sekolah lain untuk memberikan sosialisasi dalam berlalulintas,” ujarnya.

Sementara itu, Radika, 16, siswa mengaku mendapat banyak masukan dari MPLS di SMKN 26. Pasalnya, selain pemahanan akan sekolah dan pelajaran, sosialisasi dari kepolisian sangat membantu ia dalam berkendara.

“Kalau nggak diberi informasi akan lalulintas, kita semua nanti malah enak-enak saja ke sekolah bawa motor,” tukasnya. (Ifand/win)