Wednesday, 14 November 2018

Karyawati Takut Diperkosa Damai dengan Pengemudi Ojek Online

Jumat, 14 Juli 2017 — 21:03 WIB
Pelaku ojek Grab damai dengan orangtua korban disaksikan Ayah pelaku dan adik korban di Mapolsek Pademangan. (Ilham)

Pelaku ojek Grab damai dengan orangtua korban disaksikan Ayah pelaku dan adik korban di Mapolsek Pademangan. (Ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Seorang karyawati Ancol, Din, 23 yang mengalami luka-luka setelah loncat dari ojek online akhirnya berdamai secara kekeluargaan dengan pengemudi ojek di Mapolsek Pademangan, Jumat (14/7/2017).

Kepada penyidik, Rifan Arifa Sandi, 22 mengaku, tidak berniat melecehkan korban. Ucapan cantik dan seksi yang diutarakan pelaku hanya spontan agar penumpangnya suka saat memakai jasa ojeknya. ” Ucapan itu (cantik dan seksi) hanya spontan tidak ada niat lain. Saya hanya berpikir ucapan itu biar menarik penumpang saya,” ujarnya

Setelah mendapat keterangan dari pelaku orangtua korban, Elit herudin, 42, bersama pelaku dan disaksikan Ayah pelaku, Slamet Riadi, 56 sepakat berdamai dan dituangkan dalam selembar kertas yang ditandatangani di atas materai Rp6 ribu.

Kemudian, orangtua korban menarik surat laporan terkait peristiwa tersebut di Polsek Pademangan. Orangtua korban mengaku, sudah memaafkan peristiwa yang dialami anaknya. “Dia (pelaku) sudah meminta maaf karena terjadi kesalahpahaman anak saya panik karena takut dengan dia (pelaku),” kata Slamet.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Suharto mengatakan damainya antara korban dan pengemudi ojek merupakan itikat baik kedua belah pihak. “Penyidik menyerahkan sepenuhnya permasalah damai antara korban dan pelaku. Ketika sudah ada kata sepakat damai mereka buat surat pernyataan,” ucapnya.

(Baca: Takut Diperkosa, Karyawati Lompat dari Ojek Online)

Sebelumnya diberitakan, Rabu (12/7), pukul:21.30 WIB korban yang ingin pulang pemesan ojek online dari kawasan Ancol. Setelah ketemu korban, ojek online tersebut lalu membawa korban melalui Jalan Karang Bolong Raya yang tempatnya sepi serta penerangan remang.

“Keterangan pelaku ia bawa korban lewat jalan alternatif karena dari depan Hailai tidak bisa langsung ke Jalan Gunung Sahari sebab ada rambu larangan,” ujar Kanit.

Saat membawa korban, pengojek itu ternyata sambil merokok dan berbicara dengan korban dengan mengatakan ” kamu cantik kamu sexy “. “Karena takut macam-macam terhadap korban maka korban langsung lompat dari sepeda motor ojek hingga korban mengalami luka-luka pada bagian wajah, dagu dan lengan,” ucap kapolsek.

Mengetahui korban jatuh pengemudi ojek tidak menolongnya dan meninggalkan korban. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pademangan. (Ilham)