Tuesday, 25 July 2017

Pengin Semog Dapat Kurus Tiga Bulan Nikah Bercerai

Jumat, 14 Juli 2017 — 5:55 WIB
tulang

SAMSU, 25, mendambakan istri yang cantik dan semog (seksi). Ternyata bininya, Nining, 22, justru kurus seperti triplek 3 mili, bentuk betis macam kaki blekok. Sungguh ganggu gairah di ranjang. Maka setelah tiga bulan menikah, Nining pun diceraikan. Samsu terus berburu bini semog, model Nunung Srimulat gak papa.

Kaum lelaki selalu mendambakan istri cantik dengan bodi seksi, demi fantasi seksnya. Perjaka tahun 1970-an mendambakan mirip artis Aida Mustofa, atau bintang film Rini S. Bono. Perjaka tahun 2015 mendambakan model Syahrini. Tapi yang terjadi biasanya justru berkebalikan. Yang ingin bini putih seperti Londo, justru dapatnya item mirip orang Afrika. Tapi mau bagaimana lagi, soal jodoh itu sudah diatur dari sono-Nya.

Samsu warga Perak, Surabaya, termasuk pemuda yang terlalu banyak pilihan. Dia ingin istri yang seksi, putih bersih, betis mbunting padi, dan tentu saja cantik. Padahal ibarat orang makan, di manapun rasanya sama. Tapi Samsu pun berkilah, “Biar nasi sama saja, tapi jika dihidangkan di piring kembang, tentu kita lebih bergairah menikmati. Bandingkan dengan makan nasi pakai cobek.”

Tiga bulan lalu Samsu menikah, tapi atas dasar dijodohkan orangtua, karena calon besan mitra bisnis. Samsu agak kecewa, karena Nining calon istrinya kerempeng, kaki merit (kecil) macam punya burung blekok cari precil di sawah. Tapi orangtua menghibur, “Nanti jika sudah jadi istrimu, kamu kasih makan banyak pasti langsung gemuk menyenangkan.”

Ya sudah, dengan pertimbangan “bekti wong tuwa”, Samsu – Nining menikah. Tapi sejak malam pertama pengantin pria sudah kehilangan semangat. Soalnya bodi Nining benar-benar seperti triplek 3 mili, buat plafon pun sudah tidak model. Ditinggu sampai 3 bulan tak juga ada perkembangan, artinya bodi menjadi seksi, Samsu segera mengevaluasi rumahtangganya.

Dia menyampaikan rencana besarnya itu pada orangtua. Alasannya, karena sudah 3 bulan tak ada kemajuan (jadi gemuk), Nining harus direshufle. Tentu saja enyak dan babe terkaget-kaget. Masak iya, hanya bini bertubuh seperti triplek, sudah mau diceraikan. Memangnya ada perempuan yang seperti plafon GRC?

Keluarga sudah menasihati, jangan menceraikan bini hanya karena obsesi. Tapi Samsu sudah tidak peduli. Dia langsung mendaftarkan gugatan cerainya itu ke Pengadilan Agama Surabaya. Majelis hakim pun kaget, mau talak kok alasannya tak masuk akal, hanya karena bini kurus.

“Sudahlah, itu memang sudah jodohmu. Syukuri saja,” kata teman-teman. Tapi Samsu tetap ngotot alkhotot, mau ganti bini baru yang sesuai seleranya. Kalau bisa dapat yang seperti artis Nikita Mirzani. Jika tak ada, yang model Nunung Srimulat juga gak papa, yang penting badannya tebel.

Akan halnya Nining, sebetulnya sakitnya sampai di sini, karena dia selalu dihina suami gara-gara bertubuh kerempeng. Tapi dia malah bersyukur. Jika sudah bercerai, akan melanjutkan studinya saja, demi menggapai masa depan. Dia yakin suatu saat akan ketemu jodohnya. Karena tak semua lelaki menuntut bini yang seksi menggiurkan.

Kalau cari yang gemuk seksi, kawin saja sama Limbuk. (JPNN/Gunarso TS)