Tuesday, 25 July 2017

Bom Peninggalan Jepang Ditemukan, Warga: `Tadinya Mau Dikiloin`

Minggu, 16 Juli 2017 — 17:15 WIB
Polisi saat mengamankan bom peninggalan zaman Jepang.(haryono)

Polisi saat mengamankan bom peninggalan zaman Jepang.(haryono)

SERANG (Pos Kota) – Warga Kampung Cibeka, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang digegerkan penemuan mortir, Minggu (16/7/2017). Mortir tersebut ditemukan warga sekitar dari rumah warga dan langsung dilaporkan ke Polsek Waringinkurung.

Jahudi, warga, yang menemukan mortir tersebut mengatakan bahwa ia menemukan mortir ketika akan menuju Serang. Benda tersebut ia temukan di tanah kosong. “Gak tau kalau itu bahan peledak. Tadi nya mau dikiloin. Terus saya taroh dulu di kandang sapi. Saya ngeri takut apa-apa gitu,” ujarnya.

Kapolsek Waringinkurung, AKP Mulyadi menjelaskan bahwa mortir tersebut diperkirakan peninggalan zaman Jepang. Mortir tersebut berukuran tinggi sekira 60 sentimeter dengan diameter 20 senti meter. Kondisi mortir tersebut sudah berkarat pada seluruh bagian mortir.

“Kita dapat laporan dari warga. Kita tindaklanjuti dengan melaporkan ke Jibom (Penjinak Bom) Polda Banten dan langsung dievakuasi dibawa ke Mako Brimob Polda Banten,” kata Kapolsek.

Sementara itu, Brigadir Inayatullah, dari Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Banten mengatakan meski sudah berkarat, bom yang ditemukan warga itu kondisinya masih aktif.

“Setelah diperiksa berkaliber besar, termasuk bom militer dan masih aktif. Bom peninggalan Perang Dunia II ini sudah kita amankan,” kata dia.

(haryono/sir)