Wednesday, 26 July 2017

Djarot Perintahkan Pelanggar Hak Pejalan Kaki Ditindak

Senin, 17 Juli 2017 — 13:57 WIB
Trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.(ikbal)

Trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan menertibkan pengendara motor dan pedakang kaki lima yang melanggar hak pejalan kaki di trotoar.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah memerintahkan para walikota dan Satpol PP untuk melakukan pengawasan dan penertiban di trotoar.

“Kalau seperti itu ya tindak tegas sebagai pembelajaran, karena itu membahayakan orang lain serta menunjukkan ego yang berlebihan dengan tidak memerhatikan orang lain terutama pejalan kaki. Kalo seperti itu yang kami bela ya pejalan kaki,” ujarnya di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2017).

Djarot menambahakan, dirinya juga sudah menginstruksikan untuk tidak memberikan penghalang di tengah trotoar meski sering diserobot pengendara motor. Penghalang dengan menggunakan pot bunga menurut Djarot masih banyak ditemui di Jakarta. Hal tersebut, menurut Djarot malah menyulitkan bagi kaum disabilitas saat menggunakan trotoar.

“Saya tegaskan kepada para walikota, trotoar sudah bagus jangan di tengah-tengahnya dikasih pot. Ngapain ada trotoar? Untuk jalan kaki tapi di tengah-tengah pot, apalagi pot bunga ditaruh tepat di pedestrian saudara kita yang penyandang disabilitas, yang buta katakanlah ya. Kemudian masuk situ, depannya ada pot, ya nabrak dong,” tandas Djarot.

Sebelumnya beberapa komunitas penjalan kaki sempatendapatkan perlawanan dari penghuna motor saat melakukan aksi demonstrasi. Aksi demonstrasi dilakukan di trotoar di jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat karena trotoar seringkali digunakan pemotor dan mengganggu hak pejalan kaki. Penolakan dari beberapa pengguna motor sempat menjadi viral setelah video tersebar di media sosial.

(ikbal/sir)