Tuesday, 25 July 2017

Sempat Diusulkan Simpang Baja

Sesuai Konsep Ahok, DKI Resmi Beri Nama Simpang Susun Semanggi

Senin, 17 Juli 2017 — 12:52 WIB
Simpang Susun Semanggi, Jakarta dilihat dari atas. (dok/toga)

Simpang Susun Semanggi, Jakarta dilihat dari atas. (dok/toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan penamaan proyek Simpang Susun Semanggi tetap dengan nama awal yang disiapkan.

Hal ini diputuskan melalui rapat pimpinan, antara Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dengan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di Balaikota Jakarta, Senin (17/6/2017).

“Tetap seperti konsep awal yang disampaikan Pak Basuki (Ahok) waktu itu, namanya tetap,” ujar Djarot.

Dikatakan Djarot, keputusan penamaan itu akan tertuang dalam bentuk Keputusan Gubernur. Keputusan tersebut akan rampung sebelum open traffic pada 29 Juli mendatang.

“Saya sudah perintahkan untuk bikin keputusan gubernur. Selesai sebelum dibuka open traffic. Sekarang masih diproses. Itu sebagai dasar untuk nanti kita berkirim surat kepada presiden untuk grand launching,” imbuhnya.

Sebelumnya Djarot mengaku ada dua nama usulan yang masuk ke pihaknya untuk penamaan Simpang Susun Semanggi, Simpang Susun Semanggi dan Simpang Baja Semanggi.

Proyek yang dibangun bukan atas dasar APBD tersebut akan diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Presiden Jowo Widodo.

(ikbal/sir)