Friday, 24 November 2017

Dua Geng Motor Bentrok, Tiga Remaja Kena Sabetan Celurit

Senin, 17 Juli 2017 — 20:00 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Dua kelompok geng motor terlibat bentrok di Jalan Raya Pulogebang, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (17/7) dinihari. Tiga orang remaja dari dua kelompok itu terluka akibat sabetan celurit dari bentrokan yang terjadi tersebut.

Dua kawanan geng motor itu adalah kelompok Gengster Brengsek city dan Geng Kandang Besar (Kanbes). Aksi bentrok itu terjadi akibat saling ejek  melalui pesan singkat hingga terjadi uji nyali antar kedua kelompok tersebut.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, aksi keributan kedua kelompok itu berawal dari hal yang sangat spele. Waktu itu, salah satu mantan anggota Brengsek City yang dipanggil Gigi, mengirim pesan singkat ke Ahril Sani Lubus, selaku ketua Brengsek City untuk beradu nyali.

“Dari pesan itu, disebarkan ke grup BBM (Blackberry Messenger) Geng Brengsek City, yang pada akhirnya memancing mereka untuk berkumpul disekitar BKT,” katanya, Senin (17/7).

Menurut Kapolres, dari pesan itu, kawanan remaja ini merasa tak ingin diremehkan dari pesan yang beredar itu. Akibatnya, sekitar 30 orang konvoi menuju lokasi berkumpulnya Kanbes di Ujung Menteng. “Dengan menggunakan belasan sepeda motor, kelompok itu pun melakukan penyerbuan,” ujar Andry.

Tiba di lokasi, kurang lebih 20 orang Geng Kanbes sudah menunggu. Di sana, mereka saling serang dengan melempar batu, bahkan beberapa diantaranya membawa senjata tajam jenis celurit. “Mereka sudah mempersenjatai diri dengan senjata tajam yang disiapkan dari tempat nongkrong mereka,” tambah Kapolres.

Akibat keributan kedua kelompok tersebut, kata Andry, membuat warga sekitar geram. Mereka pun terpaksa dibubarkan warga yang menghalaunya menggunakan bambu. “Meski berhasil bubar, tiga diantaranya sudah tergeletak dengan kondisi bersimpah darah akibat sabetan celurit,” ujar Kombes Andry.

Ketiga orang itu masing-masing bernama Sahru Ramdan, Ahmad Rofy Udin dan Ahmad Apriansyah. Satu dari Kanbes, dua orang dari Brengsek City. Ketiganya mengalami luka di bagian kepala, akibat sabetan celurit. “Mereka masih menjalani perawatan di RS Persahabatan,” katanya.

Dari aksi itu juga, lanjut Andry pihaknya berhasil mengamankan delapan pelaku. Masing-masing bernama Riki Hermawan, Adrew Nikolas, Rio Riski Pratama, Mohamad Fadli, Fadril Firtama, Alfin Teguh Maditan, Mulkin dan Ali Taufan, yang rata-rata masih remaja. “Keseluruhnya masih menjalani pemeriksaan di Polsek Cakung,” pungkasnya. (Ifand/win)