Sunday, 24 September 2017

Gugatan Praperadilan Hary Tanoe Ditolak

Senin, 17 Juli 2017 — 14:33 WIB
Sidang Gugatan praperadilan Hary Tanoe.(yendhi)

Sidang Gugatan praperadilan Hary Tanoe.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Menimbang keterangan saksi, ahli, dan barang bukti yang diajukan pemohon serta termohon hakim tunggal Cepi Iskandar akhirnya mengadili menolak gugatan praperadilan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo atas penetapan tersangka kasus dugaan ancaman melalui pesan elektronik terhadap Jaksa Yulianto.

“Mengadili, dalam eksepsi menolak eksepsi dari pemohon. Dalam pokok perkara, menolak permohonan praperadilan dari pemohon,” kata hakim tunggal Cepi Iskandar saat membacakan putusan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (17/7/017).

Dalam putusannya, Hakim Cepi juga menyatakan bahwa penetapan tersangka Hary Tanoe oleh Bareskrim Polri adalah sah dengan memenuhi minimal dua alat bukti yang sah.

“Menyatakan penetapan tersangka terhadap pemohon Hari Tanoesoedibjo adalah sah. Membebankan biaya perkara sebesar nihil,” tandasnya.

Hary Tanoe ditetapkan tersangka dalam kasus SMS Kaleng yakni dugaan ancaman yang ditujukan kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Yulianto, melalui pesan singkat. HT dikenakan Pasal 29 UU Nomor 11/2008 tentang ITE jo Pasal 45B UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan UU ITE Nomor 11/2008, (UU ITE).

(yendhi/sir)