Wednesday, 20 September 2017

Hakim Diduga Terlibat Narkoba Juga Diproses di MKH

Senin, 17 Juli 2017 — 22:19 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

LAMPUNG (Poskota)–Oknum Hakim Pengadilan Negeri (PN) Liwa, Lampung Barat yang ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, akan diproses di Mahkamah Kehormatan Hakim (MKH).
Humas Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Yasayas Tarigan saat dikonfirmasi  pada Senin (17/7) adanya penangkapan  FA (36)  karena diduga terlibat kasus narkoba. Yasayas mengaku, bahwa dirinya belum mengetahui informasi adanya penangkapan tersebut.
“Saya justru belum tahu dan dengar, kalau ada hakim yang ditangkap polisi karena kasus narkoba dan baru ini malah mendengarnya,”ujarnya, Senin (17/7).
Menurutnya, untuk memastikan adanya penangkapan oknum hakim tersebut, pihaknya akan mencoba mencari informasinya.
“Ya kalau memang benar, maka hakim yang tersangkut kasus pidana itu akan diproses di Mahkamah Kehormatan Hakim (MKH),”ungkapnya.
Dikatakannya, MKH tersebut terdiri dari para hakim Mahkamah Agung (MA), serta komisioner Komisi Yudisial (KY). MKH bekerja atau menindaklanjutinya, setelah mendapatkan adanya laporan dari pengadilan setempat, laporan dari masyarakat dan juga berita di media massa (cetak, online dan televisi).
“Untuk mengenai sanksinya seperti apa, itu nanti yang memberikan MKH. Ya apakah dia  dipecat, atau sanksi lainnya itu yang memutuskan MKH,”terangnya.
Ditegaskannya, apabila seorang hakim yang tersangkut kasus pidana, tidak bisa lagi untuk bersidang dan juga memegang perkara di pengadilan.
Penangkapan terhadap oknum hakim Pengadilan Negeri (PN) Liwa,  tersebut, berdasarkan atas informasi dan laporan masyarakat bahwa di rumahnya kerap dijadikan tempat untuk transaksi dan pesta narkoba.
Namun kebenaran ini masih terus diusut oleh polisi. Hakim tersebut masih terduga pemakai narkoba. (koesma)