Tuesday, 12 December 2017

Ini Jawaban Kapolri Soal Jenderal di Kasus Novel

Senin, 17 Juli 2017 — 18:32 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian  (tengah) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin  dan jajarannya menggelar Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan (timyadi)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (tengah) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin dan jajarannya menggelar Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kasus penyiraman air keras ke penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menjadi perkara yang dibahas dalam rapat kerja POlri dengan Komisi III DPR RI, Senin (17/7/2017).

Adanya sosok jenderal yang disebut-sebut dalam kasus itu itu pun mengemuka. Kapolri Jenderal Tito Karnavian kemudian mengatakan siap mengungkap kasus itu dengan cara profesional.

“Kalau fakta, beri kami faktanya biar diproses hukum,” ujar kapolri. “Kalau isu, kami lihat lagi lead yang bisa menjadi bahan bagi kami.”

Menurutnya, petugas telah melakukan pengumpulan data. Bahkan juga mendatangi Novel yang masih dirawat di Singapura.

“Kami ke sana sebelum Lebaran. Dia hanya mendengar dan curiga. Itu artinya isu, tapi tetap kami periksa,” tambahnya.

Novel disiral air keras usai sholat subuh di musholah dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kepada Time, ia mengatakan mendapat informasi seorang jenderal terlibat dalam kasus yang menimpanya. (timyadi/yp)