Sunday, 20 August 2017

Kejati Belum Limpahkan Berkas Novel Baswedan ke PN Bengkulu

Senin, 17 Juli 2017 — 15:30 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan.(yendhi)

Penyidik KPK Novel Baswedan.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Negeri Kota Bengkulu sampai kini, belum juga melimpahkan berkas perkara dugaan penganiayaan dengan tersangka Novel Baswedan ke Pengadilan Negeri (PN))Bengkulu.

Padahal, PN Bengkulu sudah mengabulkan gugatan praperadilan (Prapid) surat keterangan penghentian penuntutan perkara (SKPPP) Novel Baswedan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu).

Dalam putusan Prapid, hakim tunggal Suparman telah memerintahkan Kejari Kota Bengkulu untuk melimpahkan berkas perkara dengan tersangka Novel Baswedan ke PN Bengkulu guna dilanjutkan penuntutan atau disidangkan.

“Memerintah, termohon (Kejari) agar berkas perkara Novel Baswedan diserahkan ke PN Bengkulu, untuk melanjutkan penuntutan tersangka tersebut,” kata Suparman dalam persidangan, Kamis (31/3/2016).
Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad yang dimintakan konformasinya, menyatakan berkas perkara tersangka Novel Baswedan masih berada di Kejaā€ˇksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan belum dilimpahkan ke pengadilan.

“Belum (dilimpahkan), masih di Kejati Bengkulu berkasnya,” aku Noor, di Kejaksaan Agung, Senin (17/7/2017).

Noor menepis belum dilimpahkan berkas perkara tersebut, karena ada tekanan.

“Ini karena Kejaksaan masih peljari putusan tersebut,” ujarnya tanpa memberi batas waktu untuk melimpahkan berkas perkara tersebut ke pengadilan.

REKONSTRUKSI

Rekonstruksi kasus penembakan pencuri sarang burung walet yang digelar di Mapolres Bengkulu dan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (2/5/2015) tanpa melibatkan Novel Baswedan.

Reka ulang itu menunjukkan empat dari enam pelaku pencurian sarang burung walet ditembak oleh Novel Baswedan yang saat itu ia menjabat sebagai kasat Reskrim Polres Bengkulu, 2004.

Pada reka pertama yang digelar di Mapolres Bengkulu terdapat 14 adegan. Novel Baswedan yang menggunakan peran penganti anggota Polda Bengkulu memerintahkan anak buahnya menyiapkan proses eksekusi. Saat itu, terdapat enam tersangka pencurian sarang burung walet yang telah diborgol lalu dibawa menggunakan mobil pikap menuju Pantai Panjang. Eksekusi penembakan dilakukan pada malam hari.

Lalu, Novel Baswedan naik menuju Pantai Panjang menggunakan mobil sedan. Tiba di Pantai Panjang, lokasi kedua rekonstruksi, terdapat 20 adegan. Novel memerintahkan saksi I, Bripka Lazuardi Tanjung, untuk membawa dua tersangka atas nama Erwansyah Siregar dan Dedi Muryadi.

Pada adegan ke-21, Novel tampak menembak kaki kiri Erwansyah menggunakan senjata api jenis revolver berisi enam peluru hingga tersangka tersungkur. Novel juga menembak kaki kanan Dedi Muryadi.
Saksi I Bripka Lazuardi diperintahkan mengantarkan dua orang yang ditembak itu ke mobil pikap sekaligus membawa dua pelaku lainnya atas nama Rizal alias Ijal dan Mulyan Johan.

Adegan ke-28, Novel kembali menembak kaki kiri dan kanan Ijal. Ijal tersungkur, Novel menghadiahi tembakan pula ke kaki Mulyadi Johan. Belakangan korban Mulyadi meninggal dunia akibat luka infeksi yang diderita. Sementara, dua pelaku pencurian burung walet lainnya ditembak bukan oleh Novel Baswedan.

Dalam beberapa kesempatan, disebutkan Novel Baswedan saat eksekusi tersebut tidak berada di lokasi, bahkan sama sekali tak mengetahui tindakan bawahannya itu.

Terakhir, penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram air keras saat pulang salat subuh, di Masjid Al Ihsan, Selasa (11/4/2017), Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kini, dirawat, di Singapura.

(ahi/sir)

Terbaru

Buku panduan yang memasang Bendera Merah Putih terbalik (tiga dari kanan atas). (ist)
Minggu, 20/08/2017 — 11:59 WIB
Insiden Gambar Bendera Indonesia Terbalik
Jokowi: Kita Tunggu Permintaan Maaf Malaysia
BP RaNia. (ist)
Minggu, 20/08/2017 — 11:37 WIB
Alexandra Resmi Tinggalkan BP Rania
Direktur Koordinasi Penghimpunan, Komunikasi dan Informasi Zakat Nasional BAZNAS, Arifin Purwakananta bersama pengurus BAZNAS gelar kampanye kurban  di Jakarta,  Minggu (20/8).(Johara)
Minggu, 20/08/2017 — 9:46 WIB
Baznas Kampanye Berkurban di Car Free Day