Monday, 23 October 2017

Kota Depok Butuh Penambahan Infrastruktur Jalan Atasi Macet

Senin, 17 Juli 2017 — 8:55 WIB
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna. (anton)

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Kemacetan dan kepadatan arus lalulintas di Kota Depok yang hampir setiap hari terjadi membutuhkan penambahan infrastruktur jalan baik pelebaran jalan maupun kelanjutan proyek pembangunan jalan tol yang sampai saat ini terhenti.

Proyek pembangunan jalan baru maupun pelebaran sangat dibutuhkan bagi Kota Depok yang terus berkembang sebagai salah satu mengurai kemacetan serta kesemrawutan lalulintas yang terjadi setiap hari, kata anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Hasbulloh, beberapa waktu lalu.

“Pemkot Depok jangan takut dalam mengajukan bantuan anggaran untuk pembangunan Kota Depok karena anggaran tentunya telah disiapkan,” ujarnya yang menilai Walikota Depok Muhammad Idris maupun WakilWalikota Pradi Supriatna harus konsisten sertatidak perlu malu mengajukan anggaran untuk kepentingan pembangunan.

Kondisi Kota Depok sekarang sudah sangat parah sehingga perlu terobosan pembangunan infrastuktur jalan baik pelebaran, pembangunan jalan baru maupun kelanjutan proyek jalan tol yang sampai sekarang terhenti. Pasalnya, sebagian besar kepala daerah yang ada di Propinsi Jawa Barat sangat rajin mengajukan usulan anggaran pembangunan untuk daerah atau wilayahnya namun Kota Depok dinilai jarang mengajukan usulan tersebut, tutur Hasbollah yang merupakan satu-satunya wakil rakyat dari Kota Depok dan Bekasi di DPRD Jabar.

HARUS TERINTERGRASI

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengakui bahwa Kota Depok memang sangat membutuhkan penataan serta perubahan dalam penangganan infrastruktur khususnya berkaitan lalu lintas atau jalan. Jika dibiarkan terus tentunya akan bretambah parah kemacetan lalu lintas di wilayah ini.

Kami juga telah mengajukan bantuan ke pemerintah pusat berkaitan masalah infrastruktur jalan sebagai salah satu daerah penyangga ibukota, tuturnya yang mengaku kondisi Jl. Raya Juanda, Jl. Raya Margonda maupun jalan utama lainnya di Depok sudah tidak mampu lagi menampung kepadatan arus lalulintas setiap hari.

Depok Off Ring Road (DORR) untuk wilayah Kota Depok memeng perlu dibangun sebagai salah satu mengurai kemacetan atau kepadatan di sejumlah ruas jalan utama yang ada. Proyek Jalan Tol Cijago minta secepatnya dilanjutkan sehingga arus lalulintas dari arah Jl. Raya Juanda maupun Jl. Raya Margonda dapat terhubung ke Jl. Raya TB Simatupang di Jakarta Selatan maupun Jalan Tol Jagorawi.

Paling tidak angkutan massal atau umum MRT yang tengah dikerjakan di wilayah Jakarta hingga Cibubur, Jaktim, harap Pradi Supriatna dapat dilanjutkan hingga Jl. Raya Margonda Depok melalui Jl. Raya Juanda atau pinggiran Jalan Tol Cijago. Bila ini terintergrasi semua ke jalan utama atau tol tentunya kendaraan tidak lagi bertumpuk di tengah Kota Depok tapi dapat langsung melintas di DORR tersebut.

(anton/sir)