Tuesday, 12 December 2017

Marquez Bertekad Lebih Oke di Paruh Kedua MotoGP

Senin, 17 Juli 2017 — 7:14 WIB
Marc Marquez juara MotorGP Jerman (motogp)

Marc Marquez juara MotorGP Jerman (motogp)

SPANYOL – Empat pebalap teratas MotoGP bersaing amat ketat memasuki paroh kedua musim yang akan dilangsungkan di seri GP Rep Ceko di Sirkuit Brno

Juara bertahan Marc Marquez (Honda Repsol/Spanyol) punya penilaian sendiri soal hal itu. “Kupikir karena sekarang lebih ketat daripada saat pertama aku tampil di MotoGP di 2013.Saat itu, di akhir pekan yang buruk, di balapan yang buruk, Anda berada di posisi ketiga atau empat. Sekarang di dalam akhir pekan yang buruk, Anda bisa tercecer di peringkat 10,” kata Marquez dilansir Crash.

Marquez memuncaki klasemen sementara pembalap dengan mengumpulkan 129 poin ,berkat kemenangan di Sachsenring, Jerman. Namun, posisi Marquez jauh dari kata aman karena hanya berselisih tipis dari Maverick Vinales (Yamaha Movistar/Spanyol). Pun demikian dengan dua rival berat lainnya, Andrea Dovizioso (Ducati/Italia) dengan 123 poin dan Valentino Rossi (Yamaha Movistar/Italia) 119 poin yang berada di peringkat ketiga dan keempat klasemen.

Dari sembilan balapan yang telah berjalan di musim ini, keempat pebalap pernah jatuh dan gagal finis. Kendala motor dan ban, serta kemampuan pebalap yang merata diyakini Marquez jadi penyebab ketatnya persaingan.

Pebalap dari tim satelit seperti Johann Zarco, Jonas Folger, Danilo Petrucci, dan Cal Crutchlow sering meramaikan perburuan kemenangan di dalam balapan.

MEMBANTU

“ECU tunggal telah banyak membantu untuk mempersempit perbedaan di antara motor-motor yang berbeda, tapi juga di antara motor dengan merk yang sama. Performa motor pabrikan dan satelit sejauh ini seimbang, dan hal ini membuat para rider yang tidak dibekali dengan peralatan pabrikan tapi memiliki motor yang amat sama dengan yang resmi,” jelas Marquez.

Menurutnya, gap yang tak jauh menjadikan musim kali ini lebih menarik.”Kupikir itu adalah hal yang bagus. Lalu kami punya permasalahan ban: hal itu akan menuju batasnya karena setiap balapan mereka berubah banyak. Dan ada juga fakta kami semua sudah crash. Semua bersama-sama menciptakan kejuaraan yang ketat seperti sekarang,” tutur Marquez yang bertekad terus memimpin. (prihandoko)