Thursday, 27 July 2017

Orang Dekat Novanto Sebut, Sikap Jelas Golkar Besok

Senin, 17 Juli 2017 — 20:55 WIB
nurul arifin

JAKARTA (Pos Kota) – Nurul Arifin selaku orang dekat Ketua DPR Setya Novanto, mengaku kaget dengan penetapan bosnya itu sebagai tersangka korupsi E-KTP oleh KPK.

Sejauh ini Nurul mengaku baru tahu penetapan tersangka itu dari media, sedangkan secara resmi belum menerima surat penetapan tersangkat tersebut dari KPK.  “Ini baru mendengar beritanya dan belum melihat suratnya ya,´ ujar Nurul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (17/7/2017).

Oleh karena itu, Nurul yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Media Partai Golkar, mengaku menahan diri dulu dan tak berkomentar banyak. “Saya kira besok baru ada sikap yang lebih jelas. Kalau memang, tentu kita prihatin, ya,” ujar Nurul.

(Baca: Novanto Tersangka Kasus E-KTP, Golkar Konsolidasi)

Menurut staf khusus Novanto ini, dirinya mengaku masih terkejut atas penetapan tersangka tersebut. Ia berharap jika kabar itu benar, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam kasus tersebut. “Kita ikuti saja. Saya tidak berani berkomentar banyak, masih kaget, masih kaget,” katanya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto menjadi tersangka kasus pengadaan KTP-elektronik (KTP-el). Dia resmi jadi tersangka setelah KPK menemukan dua alat bukti yang cukup.

KPK menetapkan saudara SN anggota DPR RI pada 2009 sampai 2011 sebagai tersangka. Karena menguntungkan diri sendiri menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari paket pengadaan Rp 5,9 triliun.

Novanto melalui pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang saat ini menjadi tersangka mempunyai peran dalam proses perencanaan serta pengadaan barang E-KTP di DPR. Selain utu, SN melalui AA diduga juga mengondisikan pemenang barang dan jasa E-KTP. (*/win)