Wednesday, 23 August 2017

Pengendara Motor Lewat Trotoar Ditilang, Denda Rp 500 Ribu

Senin, 17 Juli 2017 — 18:03 WIB
Polisi cegat pengendara motor yang lewat trotoar

Polisi cegat pengendara motor yang lewat trotoar

JAKARTA (Pos Kota) – Polisi akhirnya menindak pengendara motor yang menggunakan trotoar di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017). Trotoar di Jalan Kebon Sirih memang dikenal tidak ramah terhadap pejalan kaki. Banyaknya motor yang menggunakannya untuk melintas.

Pelanggaaran semakin meningkat ssat jam pulang kantor. Kemacetan yang terjadi di Jalan Kebon sirih menjadi salah satu penyebabnya. Beberapa pengendara terjaring dalam giat tersebut. Mereka itilang karena melanggar aturan tata tertib lalulintas.

Pengendara motor bernopol B 4484 TPD menjadi menjadi salah satu pelanggar yang terkena tilang karena menggunakan jalur trotoar. Pengendara tersebut mengaku terpaksa lewat trotoar karena situasi lalu lintas di Jalan Kebon Sirih padat.

“Tahu sih (melanggar aturan). Tadi macet, soalnya lagi buru-buru,” ujar pengendara setelah mendapatkan surat tilang.

Alasan serupa juga dikemukakan pelanggar lain. Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas DPRD DKI Jakarta dihentikan petugas karena berkendara di trotoar tidak jauh dari kantornya. PNS yang menggunakan kendaraan dinas lantas mendapatkan surat tilang dari petugas kepolisian.

“Tadi lagi buru-buru. Padahal tadi cuma naik (trotoar) sebentar. Ditilang, ini harus ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” tuturnya.

Kepada pelanggar, petugas kepolisian memberikan sanksi denda maksimal sebesar Rp500.000 sesuai dengan Pasal 287 UU Lalu Lintas.

“Kita lakukan penindakan terhadap pelanggar dengan tilang. Sanksinya denda maksimal Rp500 ribu,” ujar Edy Nurman, petugas kepolisian di lokasi.

Selain melakukan penilangan, petugas kepolisian juga mengimbau kepada pelanggar agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengulang melakukan pelanggaran.

Sebelumnya beberapa komunitas pejalan kaki sempat mendapatkan perlawanan dari pengguna motor saat melakukan aksi simpatik. Aksi dilakukan di trotoar di jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat karena trotoar seringkali digunakan pemotor dan mengganggu hak pejalan kaki. Penolakan dari beberapa pengguna motor sempat menjadi viral setelah video tersebar di media sosial. (ikbal)