Tuesday, 19 September 2017

Polda Benarkan Ada Laporan Jeremy Thomas Soal Anaknya Dianiaya Oknum Polisi

Senin, 17 Juli 2017 — 11:15 WIB
Axel Jeremy Thomas.(instagram)

Axel Jeremy Thomas.(instagram)

JAKARTA (Pos Kota) – Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan membenarkan adanya laporan yang mereka terima dari Jeremy Thomas atas dugaan penyekapan dan penculikan terhadap anaknya. Namun, ia menampik adanya penyekapan dan penculikan oleh oknum polisi.

“Bukan disekap, dari Sat Narkoba melakukan penangkapan atas dugaan kepemilikan narkoba,” ujar Hendy saat dikonfirmasi poskotanews.com, Jakarta, Senin, (17/7/2017).

Menurut Hendy, Jeremy melaporkan pada Sabtu 15 Juli 2017 malam dengan dugaan adanya penyekapan dan penculikan terhadap anaknya, Axel Mathew. Pihaknya, langsung melakukan penelusuran dan saat tiba di lokasi ternyata kegiatan penyelidikan Sat Narkoba Polres Bandara Soetta yang menerima laporan adanya kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.

“Sedang kita dalami pemenuhan unsurnya, karena petugas sedang melaksanakan upaya lidik dan sidik. Kita masih pendalaman ya, karena ternyata sedang kegiatan kepolisian,” tandas Hendy.

(Baca: Axel Jeremy Thomas Disekap dan Disiksa Oknum Polisi Bandara Soetta)

Di konfirmasi terpisah Kasi Humas Polres Bandara Soetta Ipda Prayoga membenarkan peristiwa penganiayaan terhadap putra Jeremy oleh oknum anggota Satnarkoba Polres Bandara Soetta. Menurutnya, kasus sudah ditangani oleh Propam Polda Metro Jaya.

“Untuk kejadian memang betul ada ya. Untuk kronologi penganiayaan ini kita memang belum tau persis kejadiannya tapi yang jelas sudah ditangani Propam Polda Metro Jaya,” kata Prayoga saat dihubungi poskotanews.com, Senin, (17/7/2017). Ia juga belum jelaskan jumlah oknum yang terlibat.

Dari informasi yang didapat, insiden bermula saat Axel dihubungi rekannya dan diminta datang ke satu hotel di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Namun, saat tiba di hotel Axel langsung dibekuk beberapa orang dengan mulut bau miras. Karena ia duga bahwa orang tersebut adalah preman ia berusaha melawan dan kabur.

Meski sempat melarikan diri Axel kembali ditangkap orang tersebut dan disekap di sebuah kamar sekitar empat jam. Dalam penyekapan tersebut ia sempat mendapat beberapa kali perlakuan kasar oleh oknum anggota Polri tersebut yang diduga disuruh mengakui memiliki narkoba.

Akibatnya, ia harus menderita sejumlah luka ditubuh dan kepala sehingga sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo.

(yendhi/sir)