Tuesday, 25 July 2017

Penyerahan Surat Kepercayaan oleh Dubes RI Dakar

Presiden Sierra Leone Dukung Indonesia Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB

Senin, 17 Juli 2017 — 8:45 WIB
Dubes RI Untuk Dakar, Mansyur Pangeran, yang juga merangkap Republik Sierra Leone telah menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Sierra Leone, Dr. Ernest Bai Koroma, di Istana Negara Republik Sierra Leone di Freetown, ibukota Sierra Leone.

Dubes RI Untuk Dakar, Mansyur Pangeran, yang juga merangkap Republik Sierra Leone telah menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Sierra Leone, Dr. Ernest Bai Koroma, di Istana Negara Republik Sierra Leone di Freetown, ibukota Sierra Leone.

DAKAR (Pos Kota) – Duta Besar RI Dakar, Mansyur Pangeran,yang juga merangkap Republik Sierra Leone telah menyerahkan Surat-Surat Kepercayaannya kepada Presiden Sierra Leone, Dr. Ernest Bai Koroma, di Istana Negara Republik Sierra Leone di Freetown, ibukota Sierra Leone.

Selain Dubes Mansyur, pada hari yang sama empat Duta Besar dari negara-negara sahabat lainnya yaitu Pantai Gading (domisili di Freetown), Senegal dan Maroko (domisili di Conakry) serta Uni Emirat Arab (domisili di Dakar) juga menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Sierra Leone.

Pada kesempatan tĂȘtea tĂȘte dengan PresidenErnest Bai Koroma, Dubes Mansyur menyampaikan secara langsung salam hangat Presiden RI Joko Widodo dan rakyat Indonesia disertai komitmen Indonesia untuk mengembangkan hubungan dan kerjasama dengan Sierra Leone.

Atas nama Pemerintah Indonesia Dubes Mansyur juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kunjungan Presiden Ernest Bai Koroma ke Indonesia pada bulan April 2015 dalam rangka menghadiri Acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika di Jakarta dan Bandung.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Menlu Sierra Leone, Dr. Samura M.W. Kamara, atas kunjungannya ke Indonesia untuk menghadiri the 5th Extra Ordinary Summit of Organization of Islamic Conference (OIC) on Palestine di Jakarta, 6-7 Maret 2016. Di sela-sela pertemuan tersebut, Menlu Kamara telah bertemu dengan Menlu RI, Retno L.P. Marsudi, guna membahas upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara, salah satunya adalah perihal rencana Pemerintah Sierra Leone untuk membuka perwakilannya di Jakarta.

Dalam kaitan tersebut, Dubes Mansyur menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menyambut baik dan menghargai rencana Pemerintah Sierra Leone tersebut serta akan memfasilitasi kunjungan Tim Teknis dari Sierra Leone untuk memperlancar proses pembukaan perwakilan di Jakarta.

Di bidang politik, Dubes Mansyur menegaskan bahwa hubungan Indonesia-Sierra Leone selama ini telah berjalan sangat baik, kedua negara saling memberikan dukungan atas pencalonan masing-masing negara di posisi tertentu di Organisasi Internasional. Pada kesempatan ini, Dubes Mansyur menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020, dan oleh karenanya, Pemerintah Indonesia mengharapkan dukungan dari Pemerintah Sierra Leone.

Di bidang ekonomi,Dubes Mansyur menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara yang telah berjalan cukup baik namun belum tergarap secara maksimal. Dubes Mansyur akan mengupayakan kerjasama antara kedua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan saling kunjung pengusaha kedua negara.Pada kesempatan ini, Dubes Mansyurmenawarkan kerja sama di bidang industri strategis seperti PT. DIdi bidang kedirgantaraan, PT. PAL dalam industri perkapalan, PT. INKA untuk industri perkeretaapian, dan PT. Pindad di bidang militer.

Sementara itu, Dubes Mansyur mengajak Pemerintah Sierra Leone untuk memanfaatkan Pusat Pelatihan Pertanian dari Pemerintah Indonesia di Jenoi, Gambia, untuk melatih para petani Sierra Leone di Gambia dan di Indonesia. Balai pelatihan pertanian di Jenoi telah memberikan manfaat yang besar bagi para petani dari negara-negara Afrika Barat. Selain itu,Dubes Mansyur juga menawarkan Kepada Presiden Ernest Bai Koroma untuk mengembangkan kerjasama capacity building di bidang kemaritiman.

Dalam bidang pendidikan, Dubes Mansyur menegaskan kembali komitmen Pemerintah Indonesia untuk membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusiadi negara-negara Afrika dengan tiap tahunnya memberikan 2 (dua) beasiswa yaitu Darmasiswa untuk program studi bahasa dan kebudayaan selama 6 bulan -1 tahun dan beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) untuk program pasca sarjana. Dubes Mansyurmenyampaikan bahwasejak tahun 2013 Pemerintah Indonesia telah memberikan beasiswa kepada 10 (sepuluh) warga negara Sierra Leone dan pada tahun 2017 sebanyak 15 WN Sierra Leone sedang menunggu hasil akhir seleksi Beasiswa KNB.

Menanggapi Dubes Mansyur, Presiden Ernest Bai Koroma menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan telah maju ekonominya serta mengharapkan hubungan bilateral kedua negara dapat ditingkatkan dimasa mendatang. Presiden Ernest Bai Koroma juga menegaskan dukungannya kepadaPemerintah Indonesia atas pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020.

Kepada Dubes Mansyur, Presiden Ernest Koroma mengharapkan prioritas kerja samadi bidang pertanian, transportasi, kemaritiman, pertambangan dan pendidikan. Presiden Koroma juga mengharapkan adanya kegiatan saling kunjung para pengusaha dan KADIN kedua negara untuk melihat potensi perdagangan yang ada di kedua negara. Presiden Ernest Koroma juga menyampaikan rasa terima kasihnya dan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan beasiswa yang telah diberikan kepada WN Sierra Leone selama ini.

Saat ini Pemerintah Sierra Leone sedang dalam tahap pembahasan internal untuk membuka perwakilan di Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Menlu Sierra Leone, Dr. Kamara, ketika bertemu dengan Dubes Mansyur sebelum prosesi penyerahan surat kepercayaan. Dubes Mansyur menyambut baik proses pembukaan Perwaklilan Sierra Leone di Jakarta, dan menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia siap menerima Tim Teknis Sierra Leone yang akan ke Indonesia untuk membahas lebih lanjut rencana pembukaan Kedutaan Besar Sierra Leone tersebut.

(rilis/sir)