Monday, 20 November 2017

Di Universitas Gunadarma

Sejumlah Organisasi Kecam Tindakan Bullying Terhadap Mahasiswa Disabilitas

Senin, 17 Juli 2017 — 12:20 WIB
Staf Satu Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Budi Prijanto (pria kacamata kemeja kiri) menerima perwakilan organisasi di depan gedung Rektorat Gunadarma Margonda Depok (Angga)

Staf Satu Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Budi Prijanto (pria kacamata kemeja kiri) menerima perwakilan organisasi di depan gedung Rektorat Gunadarma Margonda Depok (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Sejumlah Organisasi  mengecam kasus bullying terhadap anak berkebutuhan khusus (Disabilitas) yang dilakukan mahasiswa dilingkungan kampus Universitas Gunadarma, Depok.

Farida dari Yayasan Cinta Sahabat Sosial,   mengatakan sedikitnya ada sejumlah  perwakilan dari 30 organisasi yang mengecam kasus bullying tersebut. “Kita  akan menemui pihak rektorat untuk melakukan audiensi dan memberikan surat pernyataan langsung ke pihak rektorat,” ujarnya kepada wartawan di Universitas Gunadarma, Beji, Kota Depok, Senin (17/7/2017 ) siang.

Menurutnya, tindakan bully yang  dilakukan oknum mahasiswa tersebut, sangat disesalkan Farida karena dinilai tidak manusiawi. Pelaku dinilai mendapat kepuasan sendiri setelah membulying korbannya.

“Saya pikir sangat tidak manusiawi, pelaku merasa bangga dan lingkungan tidak ada yang mencegah. Saat kejadiaan langsung diunggah sama pelaku,”katanya.

Sementara Organisasi Masyarakat Peduli Autis Indonesia (Mpati), Sofa mengatakan kasus ini perlu ditindaklanjuti sampai ke ranah hukum. “Kami sangat berharap tidak ada diskriminasi,”tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Staf  Satu Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Budi Prijanto mengatakan telah membentuk tim khusus dalam menyelidiki kasus bullying yang menimpa Farhan.

(Baca: Di-DO Saja Pelaku Bully Pada Mahasiswa Berkebutuhan Khusus)

“Ya kita sudah turunkan tim investigasi. Hasilnya kita tunggu nanti,”ungkapnya.

Berdasarkan hasil sementara tim investigasi yang ada, lanjut Budi, telah menemukan tiga terduga pelaku. “Ketiga terduga pelaku telah dipanggil. Untuk detail lengkapnya belum tahu,” paparnya.

Dalam rekaman itu terlihat Farhan di-bully sejumlah mahasiswa di area kampus. Pelaku ketika itu menarik tas Farhan hingga ia tak bisa berjalan. Farhan yang tampak kesal kemudian melayangkan tangannya ke arah belakang dan tas itu pun akhirnya terlepas.

Ironinya lagi, aksi keji itu menjadi tontonan dan tertawaan sejumlah mahasiswa lainnya. Di akhir video sempat terlihat sebuah tempat sampah melayang ke arah Farhan. (Angga/tri)