Tuesday, 25 July 2017

Taman Vertikal di Tugu Tani Kini Kumuh dan Tidak Terawat

Senin, 17 Juli 2017 — 12:55 WIB
Taman Vertikal Tugu Tani yang dulu subur, kini kumuh.(dok)

Taman Vertikal Tugu Tani yang dulu subur, kini kumuh.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Sekda DKI Jakarta M. Saefullah meminta Dinas Kehutanan dan Pemakaman tidak lagi menelantarkan Taman Vertikal Tugu Tani. Nantinya, setelah taman itu diperbaiki oleh pihak pengembang, maka SKPD tersebut wajib merawatnya supaya tanamannya tumbuh subur.

“Taman tersebut kondisinya benar-benar kumuh. Sisa tanamannya tinggal 20 persen, sedangkan media tanam yang berbentuk papan vertikal tampak kering dan kumuh,” ujar Saefullah di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/7). “Taman itu kini bukannya memperindah kawasan Tugu Tani tapi malah membuat kumuh, tak enak dipandang,” tambahnya.
Menurutnya, ┬átaman vertikal di Jalan Ridwan Rais, Kel. Kebon Sirih, Menteng, Jakpus, dulu dibangun oleh Dinas Kehutanan yang dulu bernama Dinas Pertamanan. Taman yang terbuat dari 52 papan media tanam setinggi lima meter di dekat perempatan antara Jl Ridwan Rais dan Jl Kebon Sirih, sejak dua tahun lalu kondisinya tidak terawat. Tanaman yang tak pernah disiram itu, satu per satu berguguran. “Nilai keindahannya sudah tak ada lagi,” paparnya.

Kepala Dinas Kehutanan Djafar Mukhlisin mengatakan taman itu segera diperbaiki. “Akan diperbaiki oleh PT Tugu Tani sebagai kompensasi kewajiban pengembang. Nanti setelah diperbaiki akan kita rawat sebaik-baiknya. Berdasarkan hasil rapat, perbaikan taman akan dilakukan secepatnya dan ditargetkan sebelum perayaan HUT RI pada 17 Agustus mendatang, sudah selesai,” janji Djafar.

Penyebab kerusakan taman, dikarenakan semua mesin aerator, yang mengalirkan air secara otomatis dicuri tangan jahil. “Pencurian mesin itu membuat tanaman pada mati. Untuk itu, ┬áperbaikan taman ke depan, tidak perlu pakai mesin lagi. Kami akan menyiram secara manual,” kata Djafar. (Joko/tri)