Wednesday, 26 July 2017

Tertangkap Tangan, Oknum Kepala Desa Pungli Rp519 Juta

Senin, 17 Juli 2017 — 17:27 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

CiLACAP (Pos Kota) – Tim Saber Pungli Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menangkap tangan oknum kepala desa yang melakukan pungli Rp519 juta.
Kasat Reserse Kriminal Polres Cilacap, AKP Agus Supriyadi, mengatakan oknum kepala desa berinisial R itu tertangkap tangan di kantor PT Lautan Emas di Desa Widarapayung pada Jumat (13/7/2017) pukul sekira 10:30.

Barang bukti uang Rp519 juta disita terdiri dari uang tunai Rp100 juta dan cek senilai Rp419 juta. Selain itu, disita pula foto kopi berita musyawarah masyarakat desa dan satu bundel peraturan desa.

Uang pungli itu, sambung Agus, terkait dengan dana kompensasi panen tambak udang di lahan 35 hektar di Desa Widarapayung, Kecamatan Binangun, Cilacap. PT Lautan Emas mengelolanya sebagai tambak udang. Sebelumnya, tanah digarap warga untuk ditanami beragam pohon produktif.

Pada 2014, perusahaan itu mengganti hasil garapan warga. “Keterangan PT Lautanh Emas sudag dibayar lunas tapi oknum kades itu melakukan pungli terkait masalah tersebut,” ujarnya pada wartawan. “Perusahaan merasa diperas.”

Oknum itu melakukan aksinya dengan modus membuat peraturan desa tentang pungutan kompensasi. Tanpa minta izin Bupati Cilacap melalui Camat Binangun, peraturan itu dinilai cacat hukum.

Perusahaan, jelas Agus, mengaku telah melunasi kompensasi dalam dua kali pembayaran. Masing-masing 1,5 miliar dan Rp3,1 miliar.
Tapi oknum kepala desa itu terus meminta kompensasi hasil panen tambak udang. Buntutnya, perusahaan melapor ke Tim Saber Pungli Kabupaten Cilacap.

Polisi mejerat oknum tersebut dengan pasal 12e UU No. 31/1999 jo UU No. 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ia diancam hukuman 4 tahyn dan maksimal 20 tahun penjara. (*/yp)