Thursday, 23 November 2017

Kapolri Kaji Pembentukan Densus Tipikor

Selasa, 18 Juli 2017 — 1:59 WIB
Kapolri Tito Karnavian di DPR (timyadi)

Kapolri Tito Karnavian di DPR (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian, menyatakan segera mengkaji pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang diperbantukan penanganan korupsi seluruh kepolisian daerah (Polda) Indonesia.

“Pembentukan Densus Tipikor ini bukan menyaingi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) melainkan memperkuat Polri dalam penanganan korupsi,” ujarnya seusai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR yang diketuai Bambang Soesatyo di Senayan, Senin (17/7).

Densus Tipikor, ia menjelaskan, dibentuk lantaran dilatarbelakangi adanya kewenangan penyelidikan dan penyidikan Polri se-Indonesia mulai Polda-Polda yang membawahi kepolisian resor (Polres), sektor (Polsek) hingga Pos Pol isi yang beranggotakan Bintara Pembina Keamanan & Ketertiban Masyarakat (Babin Kamtibmas) setingkat kelurahan.

Menanggapi ini, anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengapresiasi sebagai langkah positif dalam mempercepat pemberantasan korupsi. Hanya saja, katanya, seberapa efektifkah Densus Tipikor Polri dalam memberantas korupsi. “Kewenangan penanganan korupsi di tubuh Polri khan sudah ada kenapa tidak dimaksimalkan saja, disamping yang melatari dibentuknya KPK secara Adhoc karena kurang maksimalnya kinerja Polri dan kejaksaan. Jadi untuk apa lagi dibentuk Densus Tipikor, yang dipastikan menambah beban biaya negara yang kini dalam kesulitan likuiditas. (rinaldi)