Friday, 24 November 2017

Polisi Siap Buktikan Anak Jeremy Thomas Terlibat Narkoba

Selasa, 18 Juli 2017 — 17:37 WIB
Axel Matthew, putra Jeremy Thomas.

Axel Matthew, putra Jeremy Thomas.

JAKARTA (Pos Kota) – Aktor Jeremy Thomas membantah jika barang bukti transfer putranya Axel Matthew Thomas untuk membeli narkotika jenis Happy Five (H5), melainkan untuk membayar barang yang dipesannya melalui online.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pembelaan oleh keluarga adalah hal yang lumrah sedangkan pihaknya mempunyai barang bukti kuat bahwa transferan tersebut untuk pembelian narkotika.

“Ya biasa. Namanya keluarga bela-bela biasa ya. Namanya keterangan saksi kan sudah kami tanyakan. Temen-temennya kan sudah kami periksa. Saksinya ada beberapa, ada lima. Semua sudah​ kami tanyakan dan menyampaikan semua,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa, (18/7/2017).

jeremy_thomas

Jeremy Thomas

Argo menjelaskan, pihaknya siap membuktikan bahwa tuduhan terhadap Axel dan penetapan sebagai tersangka adalah sudah benar dan sesuai prosedur.

“Tentunya bahwa kami buktikan dia adalah pemakai narkoba dan pemesan barang. Dan biar tak simpang siur di media. Kita buktikan dengan IT dan CCTV,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Jeremy Thomas membantah tuduhan dari polisi kalau anaknya telah transfer uang sebesar Rp 1,5 juta untuk beli narkotika jenis happy five. Melainkan untuk membeli baju secara online.

“Bukti transfer boleh aja. Anaknya (teman Axel) kan juga jualan baju online. Yang saya tahu tidak ada (pembelian happy five). Kalaupun dia (Axel) melakukan transaksi-transaksi online, sekarang itu sangat wajar. Axel suka membeli baju dan sepatu online, suka menitip kepada temannya. Kemarin dia ingin membeli baju Supreme, saya tahu baju Supreme itu kaos. Tapi ketika membeli malah diarahkan ke sana, Kan bisa aja. Seseorang bebas kok menjual apa saja. Tapi mungkin ketika dia tersangkut masalah mungkin dibelokkan ke masalah situ (narkoba),” kata Jeremy di Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7).

Axel ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membeli narkotika jenis Happy Five (H5) dari seorang berisial JV dan DRW yang lebih dulu ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Ia dikenakan Pasal 62 sub pasal 60 ayat (3) jo pasal 71 ayat (1) UU RI No. 5 Th. 1997 tentang Psikotropika.

Axel dibekuk di Hotel Crystal, Terogong Raya, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7). Penangkapan Axel adalah buntut dari pengembangan pihak kepolisian dari pengungkapan narkoba jenis Happy Five 1.118 butir yang disamarkan dalam kotak obat oleh pihak Bea Cukai di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, (14/7).
Dalam pengungkapan itu,JV dan DRW yang membawa barang haram tersebut diamankan polisi. Dalam pengenmbangan, polisi menemukan daftar nama penerima barang dan bukti tranfer yang salah satunya adalah Axel.

Orangtua Axel, Jeremy Thomas sempat melaporkan ke Polisi jika putranya tersebut menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh anggota Sat Narkoba Polres Bandara Soetta. (Yendhi)