Saturday, 22 September 2018

Dipaksa Pakai Celdam Memilih Bercerai Saja

Kamis, 20 Juli 2017 — 6:40 WIB
inii

SUNGGUH aneh kelakuan Ismiati, 40, dari Surabaya ini. Hanya disuruh selalu bercelana dalam oleh suaminya, langsung tersinggung dan menggugat cerai. Maka selama 15 tahun menjalani kehidupan perkawinan dia sudah ganti suami 5 kali gara-gara alasan sama. “Wong saya alergi celdam kok dipaksa, ya tak pegat,” ujarnya.

Kadar sensivitas kulit manusia tidak sama. Mereka yang sangat sensitip dengan rangsangan dari luar, bisa disebut allergi. Hanya kena gesek kain baju saja, langsung kulit menjadi merah dan gatal-gatal. Tapi ada juga yang allergi kulit karena penyebab dari dalam. Misalnya, ketika makan udang, langsung tubuh menjadi gatal krik-krikan nggak keruan.Paling celaka adalah yang allergi duit. Setiap pegang uang, maunya belanjaaa melulu.

Ismiati warga Keputihan Surabaya ini rupanya termasuk wanita yang allergi kain, khususnya pada daerah kewanitaannya. Maka sejak kecil dia paling anti-celana dalam, sehingga layak jadi anggota gerakan ATD (Anti Tjelana Dalam). Kata Ismiati, dari kecil dia akan selalu gatal-gatal jika mengenakan celdam. “Maka biar sebetulnya isis, saya paksakan juga.” Kata Ismiati.

Oleh karenanya tak mengherankan, selama menjadi gadis dan hingga sekarang, dia selalu mengenakan celana panjang tanpa kampasan. Sebab dengan rok misalnya, dia menjadi tidak bebas bergerak. Paling tidak, setiap duduk harus menumpukkan dua pahanya demi menyelamatkan “aset nasional”-nya.

Tibalah saat berumahtangga, konflik-konflik kecil selalu terjadi dengan suami. Suami meminta agar memakai celdam, tapi Ismiati tidak mau. Karena suami tetap ngotot memaksakannya, Ismiati justru memilih bercerai, meski sudah punya dua anak. Begitulah yang terjadi, dengan suami-suami barunya juga selalu bermasalah dengan celdam dan selalu berakhir dengan perceraian.

Pada suami yang terakhir ini, Marurto, 45, ketersinggungan Ismiati semakin nyata. Hanya diledek jika tak mau pakai celdam, ganti saja kewargaan negara jadi orang Eskimo (Kanada) sana. Langsung Ismiati tersinggung berat dan menggugat cerai di Pengadilan Agama Surabaya. “Padahal sebetulnya saya guyon, tapi dia mudah tersinggung perasaanya,” kata Maruto.

Apa lagi jika yang tersinggung peranakannya. (JPNN/Gunarso TS)