Friday, 21 September 2018

Ujaran Kebencian Pada Jokowi, Warga Koja Ditangkap Mabes Polri

Jumat, 21 Juli 2017 — 18:26 WIB
Kombes Martinus Sitompul

Kombes Martinus Sitompul

JAKARTA (Pos Kota) – Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri menciduk seorang pria terkait mengujarkan kebencian (hate speech-red) dan menghina dengan cara mengedit foto Presiden RI dengan PKI disebarluaskan ke media sosial.

Warga Koja Jakarta Utara itu diduga terlibat kasus ujaran kebencian dan SARA melalui Facebook miliknya.

“Ditipidsiber Bareskrim Polri telah menangkap pelaku ujaran kebencian dan SARA melalui medsos,” kata Kabag Penum Humas Polri, Kombed Martinus Sitompul.

Martinus menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh pelaku itu yakni dengan mengedit foto-foto yang didownload dari internet dengan mengunakan aplikasi. Setelah Itu, pelaku mengunggah foto itu di akun Facebooknya.

Unggahan itu berbau ujaran kebencian, terhadap salah satu agama, menghina Presiden sebagai PKI, penghinaan terhadap salah satu Partai Politik dan Ormas. Selain itu menghina Polri dan juga Kapolri serta berkonten hatespeech dan hoax.
Penyidik menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 HP merek ASUS ,1 memory card 16 GB, 1 buah HP Nokia simcard Kartu As dan 1 buah laptop merk Acer warna hitam.

“Sebelum ditangkap telah diperiksa ahli bahasa, bahwa konten dalam postingan merupakan larangan dalam UUTE.”

Bang Izal terancam dijerat Pasal 45 ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 Jo Pasal 4 (b)1 UU No 40 Tahun 2006 tentang Penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan atau Pasal 156 KUHP. (Adji)