Tuesday, 13 November 2018

Menikmati Makanan Khas Jawa Tengah di TMII

Sabtu, 22 Juli 2017 — 22:34 WIB
Makanan khas Jawa tengah dipamerkan di TMII

Makanan khas Jawa tengah dipamerkan di TMII

JAKARTA (Pos Kota) – Melepas kangen dan memperkenalkan yang ada di wilayahnya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Sabtu memamerkan produk unggulan makanan Jawa Tengah. Sedikitnya, 29 makanan dari setiap kota ditampilkan dalam kegiatan yang dipenuhi pengunjung.

Sekertaris Daerah Jawa Tengah, Sri Puryono mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi pengunjung. Pasalnya, berbagai potensi wisata, seni budaya dan potensi daerah di wilayah Jateng ditampilkan dalam kegiatan tersebut. “Yang paling utama, kami untuk memperlihatkan ke warga bahwa makanan enak itu bisa juga berbahan dasar jagung,” katanya, Sabtu (22/7).

Dikatakan Puryono, dengan terus menampilkan makanan tradisional,juga berimbas ke Pemprov Jateng yang mengharuskan hadirnya makanan tradisional dalam setiap kegiatan. Karena dengan begitu, akan menguntungkan petani yang selama ini memproduksi bahan kebutuhan pokok tersebut. “Di daerah kami sudah dicoba dan memberikan efek yang luar biasa, makanya sekarang kami memperkenalkan untuk warga yang tinggal di Jakarta dan masyarakat lain,” ungkapnya.

Ditambahkan Puryono, selain memperkenalkan makanan khas dari daerah Jawa tengah, pihaknya juga menampilkan produk-produk unggulan yang ada di wilayahnya. Berbagai hasil kerajinan warga mulai dari kain batik hingga perlengkapan lainnya ditampilkan dalam kegiatan tersebut. “Target kami di acara ini ada transaksi, apalagi sebelumnya acara di Surapati selama lima hari, kami bisa mendapat pemasukan sebanyak Rp48 miliar,” paparnya.

Karena hasil yang memuaskan itu, Pemprov Jateng sendiri, lanjut Puryono, mulai menyiapkan diklat agar sumber daya manusianya terus muncul. Bahkan, pihaknya juga memberikan bantuan modal yang jumlahnya mencapai Rp25 juta dengan bunga 7 persen. “Kami juga mendukung masyarakat kami dengan memberikan akses pasar. Jadi jualan tidak perlu bawa barang dan hanya di foto,” pungkasnya. (Ifand)