Sunday, 22 October 2017

Dugaan Penipuan, Kasus Jeremy Thomas Dilimpahkan ke Mabes Polri

Minggu, 23 Juli 2017 — 20:35 WIB
Jeremy Thomas (yendhi)

Jeremy Thomas (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Berkas kasus penipuan serta penggelapan yang diduga dilakukan artis senior Jeremy Thomas dilimpahkan ke Mabes Polri. Ini dilakukan karena lokasi kejasian berada di Jakarta.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Murni Parayanti, mengatakan berkas itu telah lengkap. Berkas juga sidah dikirim ke Mabes Polri untuk diteruskan ke Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Murni telah menerima berkas P-19 dari Polda Bali untuk Jeremy Thomas, tersangka kasus penipuan dan penggelapan. Namun setelah dipelajari ternyata lokasi kejadian ada di Jakarta.

“Meski vila ada di Ubud, Gianyar, tapi lokasi di Jakarta,” katanya. “jadi berkas kami limpahkan ke Kejaksaan melalui Mabes Polri.”
Kasus bermula saat Patrick membeli tanah 35 hektar di Ubud pada 1999. Ia meminjam nama Rudi Marcio karena warga negara asing. Rudi adalah agen properti tanah. Vila pun dibangun pada 2000.

Patrick selanjutnya kerja sama membangun spa di sebelah vila Patrick. Jeremy dimintai tolong mencarikan pinjaman dana di bank untuk membangun spa.

Jeremy minta agar SHM vila yang sebelumnya atas nama Rudi diganti dengan namanya. Ini dilakukan untuk memeprmudah kredit di bank.
Saat uang Rp17 miliar cari, Jeremy dianggap tak melapor ke Patrick. Bahkan Jeremy memberi Rp1 miliar ke Patrick.

Tak terima dengan hal itu, Patrick melapor ke Polda Bali. Tuduhannya penipuan dan penggelepan. (*/yp)